Skripsi
Efisiensi penerapan metode six sigma pada pembuatan shuttle cock di home industri Saka Malang / Elyta Permatasari
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk efisiensi penerapan metode Six Sigma pada industri shuttle cock di Home Industri Saka Malang. Pada metode ini ada lima tahapan yaitu Define (D) Measuse (M) Analyze (A) Improve (I) dan Control (C) atau lebih dikenal DMAIC. Penelitian ini menggunakan data sekunder di Home Industri Saka. Berdasarkan analisis menggunakan metode Six Sigma didapatkan 1. Nilai sigma variable bantalan shuttle cock pada Home Industri Saka sebesar 4.04 setelah dilakukan improve terjadi peningkatan sigma menjadi 4.08. Artinya adalah dalam 1000000 produk akan terdapat cacat sebesar 4894. Berdasarkan nilai sigma tersebut maka biaya kegagalan kualitas sebesar (15-20)% atau mengalami pengurangan pendapatan sebesar Rp 150000-Rp 200000. 2. Nilai sigma variable bulu shuttle cock pada Home Industri Saka sebesar 3.33 setelah dilakukan improve terjadi peningkatan sigma menjadi 3.48. Artinya adalah dalam 1000000 produk akan terdapat cacat sebesar 24000. Berdasarkan nilai sigma tersebut maka biaya kegagalan kualitas sebesar (15-20)% atau mengalami pengurangan pendapatan sebesar Rp 150000-Rp 200000. 3. Nilai sigma variable shuttle cock pada Home Industri Saka sebesar 3.32 setelah dilakukan improve terjadi peningkatan sigma menjadi 3.45. Artinya adalah dalam 1000000 produk akan terdapat cacat sebesar 25619. Berdasarkan nilai sigma tersebut maka biaya kegagalan kualitas sebesar (15-20)% atau mengalami pengurangan pendapatan sebesar Rp 150000-Rp 200000. Apabila dilihat produk terakhir Home Industri Saka adalah shuttle cock dan dari hasil penelitian didapatkan dan nilai DPMO sebesar 25619 maka home industri ini tergolong industri average.