UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Studi lapangan tentang pelaksanaan pembuatan plat tribun pada proyek pembangunan tribun stadion tahap I Universitas Negeri Malang / Dedy Kurniawan

Dedy Kurniawan - Nama Orang;

Abstrak
Beton merupakan bahan konstruksi yang dihasilkan dari campuran semen pasir kerikil dan air yang menjadi batu. Beton bertulang merupakan konstruksi yang dihasilkan dari campuran semen pasir kerikil dan air yang menjadi batu dengan rangkaian tulangan di dalammya. Tahapan pembuatanya yaitu pembuatan bekisting penulangan pengecoran dan perawatan. Adapun plat tribun adalah konstruksi beton bertulang berbentuk tangga yang berfungsi sebagai fasilitas penonton di stadion. Studi lapangan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tahapan pekerjaan Plat Tribun serta pelaksanaan pekerjaan Plat Tribun pada proyek pembangunan Stadion Universitas Negeri Malang. Dari studi ini diharapkan dapat menambah ilmu dan wawasan tentang pelaksanaan pekerjaan beton khususnya mengenai pekerjaan Plat Tribun di lapangan. Studi lapangan ini dilaksanakan pada proyek pembangunan Stadion Tahap 1 Universitas Negeri Malang. Dalam pengambilan data dilakukan dengan metode expose facto melalui tahapan observasi (pengamatan langsung) interview (wawancara) dokumentasi data lapangan (foto-foto dan gambar kerja tertulis). Dari studi lapangan ini dapat disimpulkan bahwa tahapan dalam pekerjaan Plat Tribun sudah sesuai dengan teori yang ada yaitu Bestek (Gambar dan Rencana Kerja Dan Syarat-syarat) dan Peraturan-peraturan yang berlaku mulai dari pekerjaan bekisting pekerjaan penulangan pekerjaan pengecoran dan pekerjaan perawatan. Adapun pelaksanaan pekerjaan Plat Tribun terdapat beberapa hal pekerjaan yang tidak sesuai dengan teori umumnya menggunakan perkiraan berdasarkan pengalaman yang dimiliki dengan factor efisiensi waktu pekerjaan. Misalnya pada pekerjaan bekisting landasan perancah seharusnya menggukan kayu yang kuat dengan ukuran tertu sedangkan di lapangan mengunakan kayu bekas. Pada pekerjaan pembesian dalam perangkaian tulangan harus lurus dan memiliki ketebalan selimut yang merata sedangkan di lapangan perangkaian tulangan kurang lurus dan ketebalan beton selimut yang tidak merata. Pada pekerjaan pengecoran dilakukan dengan hati-hati agar beton tidak tumpah sedangkan di lapangan pada saat pengecoran terjadi kelebihan beton yang mengakibatkan beton tumpah keluar dari bekisting. Secara umum tahapan dan pelaksanaan pekerjaan pada proyek pembangunan stadion di Universitas Negeri Malang ini sudah cukup bagus baik dari kekuatan efisiensi dan lain sebagainya.


Informasi Detail
DDC
Rp 693.5 DED s
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Teknik Sipil dan Bangunan, 2007.
Deskripsi Fisik
vii, 68 hlm. : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00803/KI/08
Edisi
Tugas Akhir (D3 Teknik Sipil dan Bangunan)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. BETON, PLAT
Pembimbing
1. MUJIONO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik