Skripsi
Studi perbandingan efektivitas pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) antara sekolah negeri dengan sekolah swasta (studi lapangan di Kota Malang) / Candra Krisnadi Anshori
Abstrak
Dana BOS merupakan bantuan pemerintah pusat kepada seluruh siswa Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah se-Indonesia baik negeri maupun swasta atas pengurangan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). BOS bertujuan untuk memberikan bantuan kepada sekolah dalam rangka membebaskan iuran siswa tetapi sekolah tetap dapat mempertahankan mutu pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Pelaksanaan pengelolaan dana BOS adalah suatu keberhasilan sekolah dalam mengelola dana BOS melalui suatu proses kerjasama yang sistematis mulai dari perencanaan penggunaan sampai dengan pertanggungjawabannya untuk mendukung kelancaran dari semua program pendidikan yang ada. Populasi penelitian ini adalah Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama baik swasta maupun negeri se-Kota Malang. Sedangkan sampel yang diambil sebanyak 40 sekolah dimana terdiri dari 10 sekolah dasar negeri 10 sekolah dasar swasta 10 sekolah menengah pertama negeri dan 10 sekolah menengah pertama swasta. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pengelolaan dana bantuan operasioanal sekolah di sekolah negeri dan swasta kemudian membandingkannya. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif. Teknik yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan persentase yaitu data yang bersifat kualitatif dikuantitatifkan terlebih dahulu dengan memberikan skor-skor untuk kemudian dijumlahkan dibandingkan dengan jumlah yang diharapkan sehingga diperoleh persentase lalu ditafsirkan ke dalam kalimat yang bersifat kualitatif. Penelitian ini juga menggunakan (One Sampel Kolmogorov-Smirnov Test) melalui bantuan program SPSS 12.00 for Windows. Dan jyga menggunakan uji perbedaan rata-rata (mean) untuk mengetahui perbedaan dari efektivitas pengelolaan dana BOS antara sekolah negeri dengan sekolah swasta. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan pengelolaan dana BOS di sekolah negeri menunjukkan angka yang sangat tinggi empat sekolah angka tinggi terdapat 15 sekolah sedang satu sekolah sementara untuk kategori rendah dan sangat rendah tidak ada. Sedangkan untuk sekolah swasta untuk kategori sangat tinggi ada satu sekolah untuk kategori tinggi ada tiga sekolah untuk kategori sedang ada tiga belas sekolah untuk kategori rendah ada tiga sekolah dan kategori sangat rendah tidak ada. Variabel pelaksanaan pengelolaan dana BOS pada sekolah negeri terdistribusi dengan normal. Hal ini terbukti dengan nilai probabiltas di atas 5% atau 0 05 (0 920 0 05). Dan variabel pelaksanaan pengelolaan dana BOS pada sekolah swasta terdistribusi dengan normal. Hal ini terbukti dengan nilai probabiltas di atas 5% atau 0 05 (0 690 0 05). Terdapat perbedaan pelaksanaan pengelolaan dana BOS antara sekolah negeri dan sekolah swasta hal ini dibuktikan dengan nilai probabilitas (p) sebesar 0 004 0 05. Kesimpulan terdapat perbadaaan pelaksanaan pengelolaan dana BOS antara sekolah negeri dan sekolah swasta tingkat pelaksanaan pengelolaan dana BOS di sekolah negeri lebih tinggi daripada pelaksanaan pengelolaan dana BOS di sekolah swasta. Saran yang dapat diberikan bagi bendahara BOS hendaknya selalu membuat laporan yang transparan dan melaporkan semua pengeluaran yang dilakukan dengan dana BOS tersebut.