Tugas Akhir
Kajian teknik tentang paving stone dengan bahan tambahan abu batu dan fly ash yang diproduksi oleh CV. Pragolo Desa Baye Kec. Pagu Kab. Kediri / Andi Prastyo
Abstrak
Pada masa sekarang para pengusaha dituntut kreatif dan inovatif. Seperti halnya paving stone yang diproduksi oleh CV. Pragolo ini menggunakan bahan campuran semen pasir agregat kasar air dan menggunakan tambahan bahan abu batu dan Fly ash (abu batu bara). Adukan bahan untuk membuat paving stone adalah menggunakan mixer paving stone dan mesin molen . Secara teori adukan untuk model paving stone yang berbeda hasil adukan juga berbeda. Hal ini mengakibatkan kualitas paving yang bervariasi disetiap pengolahan pembuatan paving stone. Peneliian ini bertujuan untuk mengetahui alat bahan proses cara mendesain yang digunakan dalam pembuatan paving stone. Serta untuk mengetahui kekuatan paving stone dengan bahan tambahan abu batu dan fly ash dibandingkan dengan paving menggunakan bahan lain. Untuk mengetahui kekuatan paving stone maka peneliti mengambil sampel berupa benda uji yaitu paving stone dengan ukuran panjang 20 5 cm lebar 10 cm dan tebal 6 cm. Sampel A sebanyak 20 benda uji dan direncanakan mempunyai kekuatan K300 sedangkan sampel B 20 benda uji sampel C 20 benda uji dan sampel D 20 benda uji sebagai perbandingannya. Perbandingan kuat tekan paving stone ini dapat dilihat setelah adanya pengujian kuat tekan. Hasil pengujian sifat mekanik pada paving stone di dapatkan kuat tekan rerata paving stone type A (263 00 5 25) kg/cm2 type B (191 64 6 62) kg/cm2 type C (240 56 7 72) kg/cm2 type D (297 21 1 05) kg/cm2. Pengujian dilakukan menggunakan mesin merk MBT dengan kapasitas kuat tekan 150 ton milik Laboratorium Teksnik Sipil Universitas Negeri Malang dan menggunakan mesin merk WYKEHAM FARRANCE dengan kapasitas kuat tekan 2500 kN buatan Negara Belanda milik POLITEKNIK Negeri Malang. Dalam perencanaan mutu paving stone type A direncanakan 300 kg/cm2 dan hasilnya adalah 263 00 kg/cm2 sehingga dapat disimpulkan berdasarkan SII.08. 1983 Mutu Uji Bata Beton Lantai paving stone tersebut mempunyai mutu yang sama yaitu mutu II. Akan tetapi dari perencanaannya belum memenuhi syarat karena dari perencanaan dengan hasil yang didapatkan masih belum sesuai yang diharapkan. Ketidak sesuaianya dapat dipengaruhi oleh banyak factor antara lain dari cara mendesain cara perawatan dan cara pengujian yang belum benar. Dalam mendesain paving stone type D kuat tekan yang didapatkan sudah sesuai karena bahan yang digunakan sangat mahal sehingga hasil yang didapatkan juga lebih baik. Akan tetapi dari segi ekonomis harga paving stone type D sangat mahal dan tidak efisien. Solusi yang tepat dalam pembuatan paving stone adalah menggunakan bahan campuran type A yaitu semen (PC) pasir kerikil abu batu dan fly ash.