Tugas Akhir
Studi pelaksanaan pekerjaan abutment pada proyek pembangunan jembatan sungai Widas di Desa Begendeng Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk / Pranoto Dwi Asmoro
Abstrak
Seiring kemajuan jaman saat ini konstruksi jembatan yang digunakan sangatlah beragam tidak terkecuali pelaksanaan dan macam-macam konstruksi yang digunakan. Dalam studi pelaksanaan di lapangan ini dibatasi pada topik abutment jembatan. Konstruksi abutment disesuaikan dengan keadaan dan fungsi jembatan. Studi lapangan ini bertujuan untuk (1) mengetahui jenis pekerjaan abutment (2) mengetahui metode pelaksanaan pekerjaan abutment (3) mengetahui kualitas metode yang digunakan dalam pelaksanaan konstruksi abutment. Studi lapangan ini dilaksanakan pada proyek pembangunan Jembatan Sungai Widas di Desa Begendeng Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk Propinsi Jawa Timur. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) Sheet Observasi Lapangan (2) Wawancara (3) Dokumentasi. Dari hasil studi lapangan ini dapat disimpulkan bahwa macam pekerjaan dalam pembuatan abutment adalah (1) Pekerjaan Galian (2) Pekerjaan Penulangan (3) Pekerjaan Bekisting (4) Pekerjaan Pengecoran (5) Pekerjaan Pasangan Batu Kali. Selain itu juga terdapat pekerjaan lain pendukung yaitu analisis anggaran dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan abutment. Tahap awal pekerjaan dilakukan pembersihan lokasi penataan site distribusi material dan persiapan alat. Pekerjaan galian menggunakan excavator/back hoe tetapi dalam pelaksanaan masih dibantu dengan tenaga manusia. Pekerjaan Pengecoran beton diaduk menggunakan molen dan dituang menggunakan sistem talang. Pada pekerjaan di bagian dasar abutment terjadi genangan air karena air menyumber sehingga digunakan mesin diesel/pemompa air untuk menguras. Analisis anggaran biaya sederhana pada pelaksanaan pekerjaan abutment ini dilakukan sebagai kontrol dalam pelaksanaan yaitu pada saat pekerjaan sedang berlangsung berlangsung pekerjaan ini berfungsi sebagai pengontrol keuangan dalam pelaksanaan. Dari analisis sederhana inilah kontraktor pelaksana dapat mengetahi untung dan rugi.