Tugas Akhir
Studi pelaksanaan pondasi strouss dan poer (pile cap) pada proyek pembangunan gedung kuliah bersama Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) / Hadsari Wijaya
Abstrak
Pelaksanaan pekerjaan pada suatu proyek terdiri dari pekerjaan sub structure dan upper structure. Sub structure merupakan pekerjaan struktur bagian bawah atau struktur yang langsung menyalurkan beban bangunan ke tanah. Contoh pelaksanaannya antara lain pondasi dan sloof. Sedangkan upper structure merupakan pekerjaan struktur bagian atas atau struktur yang secara langsung menerima beban bangunan baik dari arah vertikal maupun horisontal. Pondasi merupakan pekerjaan struktur yang pertama kali dikerjakan. Dalam pengerjaannya harus sesuai dengan perencanaan yang ada karena apabila tidak sesuai maka pondasi tidak bisa menerima beban dari struktur upper structure dan menyebarkannya ke tanah dengan baik. Pondasi strouss merupakan termasuk pondasi dalam dan untuk menggabungkan beberapa tiangnya dibantu dengan poer (pile cap). Studi pelaksanaan ini bertujuan untuk mengetahui tahapan dan pelaksanaan pekerjaan pondasi strouss dan poer (pile cap). Dari studi ini diharapkan dapat menambah ilmu dan wawasan tentang pelaksanaan pekerjaan pondasi strouss dan poer (pile cap). Studi ini dilaksanakan pada proyek pembangunan Gedung Kuliah Bersama Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) Jalan Surabaya No 6 Kelurahan Klojen Kecamatan Blimbing Kota Malang. Dalam pengambilan data dilakukan dengan metode observasi (pengamatan langsung) interview (wawancara) dan dokumentasi berupa foto dan data lapangan. Dari studi lapangan ini dapat disimpulkan bahwa tahapan dalam pekerjaan pondasi strouss dan poer (pile cap) sudah sesuai dengan teori yang ada yaitu bestek (Gambar dan RKS) dan peraturan yang berlaku mulai pekerjaan pembersihan lapangan pekerjaan pengeboran tiang strouss pekerjaan penggalian tanah pekerjaan penulangan pekerjaan pemasangan bekisting pekerjaan pengecoran pekerjaan pembongkaran bekisting dan pekerjaan perawatan beton. Adapun pelaksanaan pekerjaan pondasi strouss dan poer (pile cap) terdapat beberapa hal yang tidak sesuai dengan teori umumnya menggunakan perkiraan berdasarkan pengalaman yang dimiliki dengan faktor efisiensi waktu pekerjaan. Secara umum tahapan dan pelaksanaan pekerjaan pondasi strouss dan poer (pile cap) pada proyek pembangunan Gedung Kuliah Bersama Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) ini sudah cukup bagus dapat dilihat dari segi kekuatan efisiensi dan lain sebagainya.