Skripsi
Peningkatan kemampuan menulis diskripsi dengan metode windows pada siswa kelas IV B SD Islam Tompokersan Lumajang / Ulfa Fitria Rachmi
Abstrak
Menulis merupakan keterampilan berbahasa yang kompleks karena melibatkan aspek pengolahan gagasan penataan kalimat dan pengembangan paragraf. Pembelajaran menulis deskripsi perlu diberikan kepada siswa agar siswa dapat melukiskan atau merinci sesuatu secara objektif melalui kata-kata. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah (1) meningkatkan kemampuan menulis deskripsi pada aspek isi yang mencakup penguasaan kerincian isi kesesuaian isi kelengkapan isi dan organisasi karangan dan (2) meningkatkan kemampuan menulis deskripsi pada aspek kebahasaan yang mencakup ketepatan penggunaan ejaan diksi dan tatabahasa. Kemampuan menulis deskripsi dapat ditingkatkan melalui penggunaan metode WINDOWS (word-imagination-drawing objectwriting script). Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian tindakan diantaranya (1) studi pendahuluan untuk mengidentifikasi masalah pembelajaran menulis di SD (2) rencana tindakan (3) pelaksanaan tindakan (4) pengamatan (5) refleksi dan (6) hasil tindakan. Sumber data penelitian ini berasal dari hasil penelitian siklus I dan II. Analisis data dilakukan dengan (1) menelaah data terkumpul (2) mereduksi data (3) menyimpulkan dan (4) memverifikasi data. Dengan menganalisis data berupa hasil tulisan deskripsi siswa peneliti dapat mengetahui keberhasilan tindakan berdasarkan aspek yang dinilai. Kemampuan menulis deskripsi siswa kelas IVB SD Islam Tompokersan Lumajang mengalami peningkatan setelah diterapkannya metode WINDOWS. Berdasarkan hasil analisis penguasaan kerincian isi mengalami peningkatan. Hal ini terbukti dengan rata-rata hasil menulis deskripsi siswa mencapai 45 pada siklus I dan meningkat menjadi 77 pada siklus II. Penguasaan kesesuaian isi juga meningkat. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan tidak ditemukannya unsur narasi pada tulisan deskripsi siswa pada siklus II. Padahal pada siklus I tulisan deskripsi deskripsi masih bercampur dengan narasi. Peningkatan kelengkapan isi pada tulisan deskripsi siswa terbukti dengan rata-rata siswa mencapai 50 pada siklus I dan 81 pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis penguasaan organisasi karangan siswa mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut terlihat dari 20 siswa termasuk pada kualifikasi kurang pada siklus I sedangkan pada siklus II terdapat 19 siswa dengan kualifikasi baik. Penggunaan ejaan pada tulisan deskripsi siswa menunjukkan peningkatan. Hal ini terbukti dengan rata-rata penguasaan ejaan siswa pada siklus I mencapai 41 dan 69 pada siklus II. Peningkatan diksi diketahui dengan rata-rata siswa 43 pada siklus I dan mencapai 68 pada siklus II. Peningkatan penggunaan tatabahasa dapat diketahui dengan 20 iv siswa termasuk dalam kualifikasi kurang pada siklus I sedangkan pada siklus II 20 siswa termasuk dalam kualifikasi baik. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan disarankan kepada guru bahasa Indonesia untuk membimbing siswa menentukan objek yang akan dideskripsikan. Selain itu guru bahasa Indonesia disarankan untuk mengklasifikasikan objek berdasarkan tingkat kesulitan dan jenjang kelas siswa. Peneliti-peneliti lanjutan juga disarankan dapat meneliti dan menganalisis kegiatan berimajinasi dan menggambar dalam metode WINDOWS untuk mengetahui peningkatan yang terjadi.