Tugas Akhir
Perancangan pendirian space lounge di Jalan Sultan Agung Batu Malang / Melchiorita Yosiana Hallatu
Abstrak
Space Lounge merupakan sebuah tempat usaha yang menjual minuman jus dan minuman herbal. Lounge sendiri belum begitu familiar di masyarakat Indonesia khususnya. Lounge adalah ruangan dengan tatanan lampu dan tatanan kursi yang khas sambil menikmati pertunjukkan live music dan tamu dapat memesan minuman melalui pelayan lounge bar (capitol lounge) atau waiter/waitress. Perancangan pendirian Space Lounge dilakukan berdasarkan analisis SWOT yang telah dilakukan sehingga Space Lounge dapat berkembang dengan menganalisis kekuatan dan kelemahan yang dimiliki Lounge sedangkan peluang dan tantangan dilihat dari sisi luar Space Lounge dan masyarakat umum. Sumber data penulisan Tugas Akhir ini adalah masyarakat umum karyawan perkantoran di daerah Sultan Agung pengunjung Jatim Park Agro Wisata penjual buah (tengkulak) dan pemilik restoran atau caf pesaing. Hasil perancangan Space Lounge meliputi (1) sistem pemasaran (2) standarisasi pelayanan (3) perencanaan sumber daya manusia dan (4) standarisasi keuangan. Sistem pemasaran Space Lounge meliputi segmenting targeting positioning differentiated marketing dan marketing mix. Segmentasi pasar Space Lounge adalah individu-individu yang mementingkan kesehatan dan berusaha mengubah pola makan individu-individu tersebut kemudian dikelompokkan berdasarkan usia pekerjaan penghasilan dan gaya hidup. Target pasar Space Lounge tidak hanya orang yang mementingkan kesehatan tapi juga seperti ibu hamil dan menyusui individu yang memiliki kesadaran tinggi akan kesehatan. Sedangkan untuk posisi dan pembedaan pasar Space Lounge menempatkan produknya menurut posisi nilai dan posisi manfaat dari produknya yaitu nilai terbaik yang diberikan adalah bahan-bahan yang digunakan untuk jus buah dan sayuran merupakan buah dan sayuran organik. Khasiat atau manfaat yang diberikan terpenuhinya nutrisi yang dibutuhkan tubuh ini yang membedakan Space Lounge dengan restoran atau caf lainnya. Pelayanan tidak langsung Space Lounge terdiri dari fasiltas produksi menu yang ditawarkan dan peralatan yang dimiliki pelayanan yang diterapkan American Service Adapun produk yang di jual di Space Lounge adalah jus buah dan sayuran minuman herbal dan makanan sepinggan untuk pengembangan promosi di Space Lounge menggunakan neon box brosur leftglat stasiun radio dan televisi sehingga Space Lounge dapat maju dan berkembang. Space Lounge menerapkan job enlargement pada sistem pengupahan yang bertujuan untuk meminimalisir jumlah SDM sehingga anggaran gaji karyawan (labor cost) dapat ditekan dan menerapkan organisasi fungsional pada struktur organisasinya. Penetapan struktur gaji berdasarkan pada UMK Kota Batu sebesar Rp 578.000 00 Hasil evaluasi Space Lounge memerlukan dana operasional Lounge sebesar Rp 269.599.116 00. dengan sumber modal berasal dari pemilik usaha investor dan pinjaman Bank. Hasil dari perhitungan BEP (Q) untuk menutupi biaya operasional dalam 1 hari Space Lounge harus menjual 1.309/bln produk dan BEP (Rp) Rp 17.252.799 00 dalam 1 bulan berdasarkan kapasitas yang dimiliki. Diasumsikan hasil penjualan dalam 1 tahun adalah Rp 373.425.439 00 dengan keuntungan bersih Rp 99.575.948 00. Berdasarkan hasil perancangan disimpulkan (1) penentuan segementasi pasar berdasarkan usia pekerjaan penghasilan dan gaya hidup konsumen (2) pelayanan dibagi menjadi 2 bagian yaitu proses produksi dan pelayanan restoran Space Lounge menerapkan American service (3) Space Lounge menerapkan job enlargemen untuk meminimalisir jumlah karyawan sehingga biaya gaji karyawan dapat ditekan dan (4) sumber modal untuk mendukung operasional restoran diasumsikan berasal dari pemilik usaha investor dan pinjaman Bank