Tugas Akhir
Evaluasi sistem dan prosedur pengendalian persediaan barang di gudang pada PT Perkebunan Nusantara XI (Persero) Pabrik Gula Assembagoes Situbondo / Veni Afrianti
Abstrak
Sistem dan prosedur merupakan langkah yang digunakan perusahaan untuk melindungi aktiva atau kekayaan dan digunakan untuk mengevaluasi efisiensi kinerja atas kebijakan yang ditetapkan manajemen. Persediaan adalah salah satu aset perusahaan yang harus dijaga. Untuk itu diperlukan adanya sistem dan prosedur pengendalian terhadap persediaan barang dimana PT Perkebunan Nusantara XI (PERSERO) PG Assembagoes Situbondo merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi gula sangat membutuhkan sistem pengendalian intern. Sistem dan prosedur pengendalian persediaan barang bertujuan untuk menjaga kekayaan PT Perkebunan Nusantara XI (PERSERO) PG Assembagoes dari kecurangan dan penyimpangan. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui sistem dan prosedur pengendalian persediaan barang di gudang PT Perkebunan Nusantara XI (PERSERO) PG Assembagoes. Dalam penulisan tugas akhir ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara observasi (pengamatan secara langsung) dan dokumentasi. Untuk metode pemecahan masalah yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis data dan mengungkapkan permasalahan pada sistem pengendalian persediaan melalui bagan alir dokumen (dokumen flowchart) dan memahami sistem dan prosedur yang ditetapkan perusahaan. Dari hasil penulisan diketahui PT Perkebunan Nusantara XI (PERSERO) PG Assemabgoes Situbondo dalam menerapkan sistem pengendalian terhadap persediaan barang sudah cukup baik. Namun masih terdapat beberapa kelemahan yaitu pada sistem absensi yang menggunakan sistem manual (tanda tangan) sistem penomoran yang masih menggunakan alat manual bagian gudang merangkap tiga fungsi (fungsi penerimaan dan fungsi penyimpanan dan pengeluaran) pada prosedur permintaan barang bagian AK dan U langsung menyetujui tanpa dikroscek ulang oleh bagian AK dan U. Berdasarkan analisis diatas dapat dikemukakan saran untuk menciptakan pengendalian intern PT Perkebunan Nusantara XI (PERSERO) PG Assembagoes Situbondo yang lebih baik yaitu perlu adanya sistem check lock atau fingers scan penggunaan nomor urut tercetak pada dokumen pemisahan fungsi gudang dengan fungsi penerimaan dan bagian AK dan U melakukan kroscek ulang terhadap permintaan barang dari bagian instalasi.