UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis Realiabilitas secara parametrik pada ball breaker di PT Perkebunan Nusantara XII dengan easyfit 4.3 / Surya Sari Faradiba

Faradiba, Surya Sari - Nama Orang;

Abstrak
Istilah kualitas dan reliabilitas seringkali diartikan sama karena keduanya sangat berhubungan meskipun sebenarnya memiliki arti yang berbeda. Kualitas menggambarkan keadaan suatu produk di awal pemakaian. Sedangkan reliabilitas didefinisikan sebagai kualitas produk selama waktu tertentu. Dengan kata lain reliabilitas menunjukkan hubungan antara daya tahan suatu produk selama digunakan dengan standar kualitas yang telah ditentukan. Perkiraan reliabilitas yang tepat dapat menambah keuntungan dari suatu produk. Langkah awal dalam analisis reliabilitas adalah menentukan distribusi waktu hidup dari suatu populasi produk. Model populasi yang digunakan untuk menggambarkan waktu hidup (daya tahan) dari produk tersebut dikenal sebagai model distribusi populasi. Suatu sampel acak berukuran n dari populasi ini adalah kumpulan dari data kegagalan yang diambil secara acak. Model distribusi waktu hidup merupakan fungsi padat peluang yang didefinisikan dari t 0 sampai t tak hingga. Nilai fungsi distribusi kumulatif yang bersesuaian menunjukkan peluang suatu peubah acak tertentu yang akan mengalami kegagalan pada waktu t. Dalam skripsi ini kita membangun suatu kerangka kerja yang menggunakan Minitab 13 untuk melakukan analisis reliabilitas yang terdiri dari taksiran fungsi distribusi waktu hidup nilai hazard dan waktu rata-rata kegagalan dari Ball Breaker yang ada di PT Perkebunan Nusantara XII. Dengan analisis ini dapat disimpulkan bahwa model distribusi waktu hidup dari Ball Breaker adalah distribusi Lognormal dengan persamaan Sedangkan fungsi reliabilitas Ball Breaker adalah R(t) Nilai rata-rata waktu kegagalan Ball Breaker sebesar 901.2738 menunjukkan bahwa semua Ball Breaker akan mengalami kerusakan setelah 900 jam atau sama dengan 3 bulan dimana dalam 1 hari kerja ball breaker digunakan selama 10 jam. Selanjutnya hasil analisis ini digunakan sebagai bahan masukan pada bagian produksi teh PT Perkebunan Nusantara XII sesuai dengan tujuan utama reliabilitas yaitu untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi ketika biaya produksi menurun. Pada akhirnya analisis reliabilitas dapat membuat keberadaan industri dalam hal ini PT Perkebunan Nusantara XII menjadi lebih kompetitif.


Informasi Detail
DDC
Rs 519.287 FAR a
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Matematika, 2008.
Deskripsi Fisik
ix, 119 hlm : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01165/KI/08
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2008
Subjek

Pembimbing
1. SUSISWO ; 2. SWASONO RAHARDJO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik