Skripsi
Interferensi semantik leksikal bahasa Indonesia dalam terjemahan Indonesia - Jerman mahasiswa Jurusan Sastra Jerman pada mata kuliah ubersetzung Indonesisch - Deutsch / Indra Perdana
Abstrak
Interferensi merupakan salah satu masalah dalam belajar bahasa asing khususnya dalam menerjemahkan. Interferensi ini dapat dilihat dari teks terjemahan mahasiswa jurusan bahasa Jerman. Kesalahan yang dilakukan mahasiswa menunjukkan adanya interferensi dari bahasa sumber dan dari kebiasaan-kebiasaan yang terbentuk dari lingkungan mahasiswa dan melekat dalam pikiran mahasiswa. Kesalahan-kesalahan yang terjadi terkait erat dengan pemilihan padanan kata dalam terjemahan. Oleh karena itu penelitian tentang interferensi semantik leksikal ini dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk interferensi semantik leksikal dalam terjemahan mahasiswa dan untuk mendeskripsikan penyebab terjadinya interferensi semantik leksikal. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa bentuk-bentuk semantik leksikal bahasa Indonesia dan bahasa Jerman. Data semantik leksikal ini berasal dari dua sumber yakni teks dengan judul Sayembara Novellete Nyata dan berita pendek berduka cita. Data penelitian yang berupa penyebab terjadinya interferensi semantik leksikal berasal dari mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang yang mengikuti perkuliahan bersetzung I-D. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia yakni peneliti sendiri. Untuk analisis data peneliti dibantu dengan tabel. Analisis data dilakukan dengan (1) membaca teks sumber dan teks terjemahan secara keseluruhan (2) memilah data dan (3) melakukan verifikasi dengan berkonsultasi dengan dosen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk-bentuk interferensi semantik leksikal yang terjadi dalam terjemahan mahasiswa terdiri dari kata-kata referensial atau istilah dalam bidang khusus (2) bentuk-bentuk interferensi semantik leksikal juga terdiri dari kalimat-kalimat ungkapan dan perubahan makna dalam kalimat dan (3) penyebab terjadinya interferensi semantik leksikal tersebut adalah anggapan bahwa kata atau kalimat dalam bahasa sumber dapat dimengerti penutur bahasa sasaran penggunaan kamus dan ketidaktelitian mahasiswa. Selain itu secara tidak langsung terungkap bahwa mahasiswa menerjemahkan teks secara harfiah.