Tugas Akhir
Perancangan pendirian usaha \"Kampoeng Srabi Cafe\" di Tlogomas Malang / Safrina Ali
Abstrak
Kampoeng Serabi Caf merupakan sebuah usaha dibidang kuliner yang menjual serabi dengan berbagai variasi rasa serta aneka minuman hangat dan jus. Caf direncanakan akan mulai beroperasi pada bulan Januari 2009 dengan lokasi caf terletak di Jl. Tlogomas Malang. Pendirian usaha bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen terhadap serabi yang cukup banyak. Berdasarkan analisis SWOT yang telah dilakukan Kampoeng Serabi Cafedapat dikatakan cukup layak dan memiliki peluang yang cukup baik dikarenakan lokasi yang dipilih cukup strategis. Sumber data yang mendukung perancangan usaha adalah mahasiswa pelajar dan masyarakat sekitar lokasi. Cafe yang akan didirikan dianalisis dari beberapa aspek antara lain aspek pemasaran aspek teknis dan produksi aspek sumber daya manusia (SDM) dan aspek keuangan. Hasil rancangan menunjukkan aspek sasaran pasar utama dari Kampoeng Serabi Cafe yaitu mahasiswa pelajar dan masyarakat sekitar dengan prediksi tamu per hari sebanyak 145 orang. Hidangan yang akan disajikan terdiri dari serabi aneka rasa minuman hangat dan aneka jus. Harga yang ditawarkan relatif dapat dijangkau oleh semua kalangan berkisar antara Rp 1.500 00 sampai Rp 3.500 00. Promosi yang dilakukan melalui pembagian brosur pemasangan spanduk dan neon box serta personal selling. Kondisi fisik dari bangunan yang akan digunakan sebagai tempat usaha cukup memadai dengan kapasitas tamu 44 orang. Konsep ruangan akan dirancang dengan mengambil konsep ethnic. Sistem pelayanan yang diterapkan yaitu sistem pelayanan American Service. Sumber daya manusia (SDM) yang akan terlibat dalam pengelolaan caf berjumlah 6 orang dengan melalui tahap seleksi terlebih dahulu. Struktur pengajian yang ditetapkan mengikuti UMR di Malang yaitu Rp 802.000 00 per bulan. Perancangan aspek keuangan modal yang dibutuhkan sebesar Rp 35.114.111 00 dengan BEP unit 147/hari atau sebesar Rp 386.985/bulan. Target yang diinginkan sebesar Rp 4.500.000 00/ bulan dapat dicapai dengan menjual produk sebanyak 241/hari atau Rp 632.887/hari. Modal dapat dikembalikan dalam jangka waktu 6 bulan 5 hari. Berdasarkan hasil perancangan yang telah dilakukan diharapkan dalam pelaksanaannya agar melakukan pengembangan lebih lanjut dan lebih inovatif dari segi menu makanan dan minuman dan suasana cafe mengingat selera konsumen selalu berubah setiap saat dan kegiatan dalam usaha restoran yang semakin kompetitif.