Tugas Akhir
Pelaksanaan strategi produk dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan konsumen pada PT. Kebon Agung Malang / Muhammad Habib Mas\'ud
Abstrak
Dalam dunia perdagangan persaingan merupakan salah satu permasalahan yang cukup penting dimana semua pelaku bisnis bersaing untuk datang menjadi pemimpin di pasar atas produk yang dihasilkan. Karena itulah segala macam strategi dirancang dan ditetapkan oleh masing-masing perusahaan. Salah satu strategi tersebut adalah strategi produk. Karena keadaan produk akan menentukan sejauh mana kondisi peusahaan di pasar. Tempat yang digunakan untuk penelitian adalah PT. PG Kebon Agung Malang yang merupakan perusahaan dibidang industri yang bahan bakunya adalah tebu. Oleh karena tebu merupakan tanaman musiman maka kegiatan produksi perusahaan juga bersifat musiman. Masa produksi itu dilaksanakan selama enam bulan setiap tahunnya.PG Kebon Agung Malang sangat memperhatikan sekali terhadap mutu dan kualitas gula yang dihasilkan karena untuk memenuhi kebutuhan konsumen agar konsumen merasa puas. Gula tersebut harus sesuai standart yang ditetapkan yakni mempunyai warna gula kristal putih rasa manis serta ukuran butiran gula yang sama. Dalam penyusunan Tugas Akhir (TA) ini berusaha untuk mengetahui bagaimana startegi yang diterapkan oleh PG Kebon Agung Malang dalam upaya memenuhi kebutuhan konsumen di dalam proses produksi faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan strategi produk serta pertimbangan dalam penentuan produk pada PG Kebon Agung Malang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dokumentasi (Field Research).Hasil dari pengamatan yang dilakukan selama Praktek Kerja Lapangan (PKL) mulai tanggal 10-31 Maret 2008 menunjukkan bahwa konsumen merasa puas karena mutu dan kualitas gula yang di produksi oleh PG Kebon Agung Malang sangat baik dibandingkan pesaingnya dalam hal ini adalah PG Krebet Baru. Berkaitan dengan pengamatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) maka dapat ditarik kesimpulan yaitu 1.Pelaksanaan strategi produk yang dilakukan oleh PG Kebon Agung Malang telah dilaksanakan dengan cermat mulai dari proses produksi pengemasan sampai penyimpanan di gudang 2.Adapun faktor pendukung pelaksanaan strategi tersebut adalah (2.1) faktor pendukung dalam proses produksi yang meliputi peralatan yang memadai adanya tenaga ahli sudah mampu menghasilkan gula yang bermutu sedangkan faktor penghambat adalah adanya kerusakan-kerusakan kecil yang bisa mengganggu kelancaran produksi (2.2) faktor pendukung proses pengemasan meliputi adanya packer gula yang mempermudah pengemasan adanya mesin jahit karung yang baik. Sedangkan faktor penghambatnya tidak dijumpai pada pengemasan gula di PG Kebon Agung Malang (2.3) faktor pendukung proses penyimpanan adalah keadaan gudang yang sudah memenuhi standart sedangkan faktor penghambatnya antara lain adanya gula yang mengalami kerusakan selam proses penyimpanan padahal gula tersebut belum mengalami proses pemasaran. Untuk gula basah atau kurang memenuhi standart akan di masak ulang tumpukan yang paling bawah akan mengakibatkan gula basah sehingga akan mengurangi mutu dan kualitas gula (3) pertimbangan dalam penentuan produk gula PG Kebon Agung Malang meliputi kebutuhan konsumen persaingan pasar yang semakin ketat harga manfaat produk dan daur hidup produk