UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis perbandingan karangan mahasiswa pada matakuliah aufzatz I dengan dan tanpa menggunakan kerangka karangan / Elva Lidya Saferlin

Saferlin, Elva Lidya - Nama Orang;

Abstrak
Menurut pengertian yang sederhana bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi. Komunikasi dapat berwujud menyimak berbicara membaca dan menulis. Aspek keterampilan menulis dikatakan sebagai sebuah tahapan akhir dalam belajar berbahasa sebab pada aspek tersebut pembelajar tidak lagi hanya sebagai penerima melainkan sebagai pihak produktor. Kerangka karangan adalah suatu bantuan umum untuk memperoleh alat-alat yang dapat memperjelas karangan. Bantuan umum ini terdiri dari tiga hal yaitu kohesi koherensi dan pengembangan kalimat. Kerangka karangan dapat menolong mahasiswa untuk melihat apakah semua bahan-bahan yang dipilih merupakan satu kesatuan ide. Tujuannya yaitu memudahkan penulis dalam mengarang agar karangan masih di dalam jalur ide dan tidak memperlebar isi atau maksud tulisan yang ingin disampaikan. Dalam penelitian ini peneliti menganalisis perbandingan hasil karangan mahasiswa dengan dan tanpa menggunakan kerangka karangan pada mata kuliah Aufsatz I dengan cara mengklasifikasikan menganalisis dan mendeskripsikan data serta membandingkan hasil karangan mahasiswa tanpa menggunakan kerangka karangan dan dengan menggunakan kerangka karangan dengan sumber data yang digunakan adalah seluruh hasil karangan mahasiswa yang sedang mengikuti matakuliah Aufsatz I yaitu sebanyak 15 karangan dengan menggunakan kerangka karangan dan 15 karangan tanpa menggunakan kerangka karangan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dari penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa pada kesatuan gagasan (kohesi) paragraf dibuktikan bahwa baik paragraf yang menggunakan Outline maupun tanpa menggunakan Outline memiliki lebih dari satu ide pokok dalam paragraf. Pada koherensi dibuktikan bahwa kalimat pada karangan yang menggunakan Outline memiliki kata hubung yang lebih tepat digunakan daripada kalimat pada karangan tanpa menggunakan Outline. Pada penerapan pengembangan kalimat dibuktikan bahwa tidak adanya perbedaan antara paragraf yang menggunakan Outline maupun tanpa menggunakan Outline. Bertolak dari temuan penelitian di atas dapat diberikan saran pada mahasiswa untuk lebih memahami hakikat mengarang khususnya peran ide pokok dalam paragraf.


Informasi Detail
DDC
Rs 808.043 SAF a
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, 2008.
Deskripsi Fisik
x, 105 hlm. : il. : tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01249/KI/08
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2008
Subjek
1. BAHASA JERMAN - KOMPOSISI
Pembimbing
1. TIKSNO WIDYATMOKO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik