Tesis
Pengembangan paket pelatihan keterampilan membuka diri untuk siswa SMP / Anita Fitriya
Abstrak
Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yaitu menyusun salah satu media bimbingan dan konseling dalam bentuk paket pelatihan keterampilan membuka diri untuk siswa SMP. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan paket pelatihan keterampilan membuka diri yang terdiri atas tiga jenis produk yaitu buku panduan untuk konselor buku panduan untuk siswa dan materi pelatihan keterampilan membuka diri yang teruji akseptabilitasnya. Akseptabilitas yang dimaksudkan mengacu pada aspek kegunaan (utility) kelayakan (feasibility) dan ketepatan (accuracy) paket pelatihan keterampilan membuka diri. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg dan Gall (2003) sebagai acuannya. Secara prosedural pengembangan paket pelatihan ketarampilan membuka diri melalui tiga tahap. Tahap persiapan tahap pengembangan prototipe paket tahap uji coba dan evaluasi produk. Ke tiga tahap mengikuti langkah-langkah berikut ini (1) melakukan need assessment (2) menetapkan jenis keterampilan yang akan dilatihkan (3) merumuskan tujuan (4) menyusun prototipe paket (5) penilaian produk awal (6) revisi produk awal (7) uji lapangan terbatas (8) revisi tahap kedua dan (9) produk akhir. Strategi pelatihan menggunakan Pendekatan Belajar Terstruktur (Structure Learning Approach) dengan 5 teknik intervensi yaitu instruksi pemberian model permainan peran pemberian balikan dan pekerjaan rumah. Analisis terhadap penilaian ahli dan calon pengguna produk (konselor) menunjukkan bahwa paket tersebut memenuhi kriteria dan layak diadaptasi sebagai paket pelatihan keterampilan membuka diri untuk siswa SMP sesuai dengan ktiteria yang ditetapkan. Analisis sebelum dan sesudah pelatihan dilakukan pada uji kelompok terbatas (siswa) dengan skala keterampilan membuka diri. Hasilnya menunjukkan bahwa ke empat jenis keterampilan membuka diri yaitu (1) keterampilan memulai hubungan (2) keterampilan pengenalan identitas (3) keterampilan wawancara dan (4) keterampilan fantasi terjadi peningkatan. Artinya yaitu bahwa teknik Pendekatan Belajar Terstruktur dapat membantu meningkatkan keterampilan membuka diri siswa khususnya keempat jenis keterampilan di atas. Hasil analisa dari pre tes dan pos tes pelatihan keterampilan membuka diri pada 12 orang siswa SMP Plus Bustanul Ulum Jember menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan skor rata-rata pos tes keterampilan memulai hubungan sebesar 48 95% keterampilan pengenalan identitas sebesar 38 14% keterampilan wawancara sebesar 36 81% dan keterampilan fantasi sebesar 31 83%. Sedangkan efektifitas pelatihan dapat dilihat dari signifikansi pada taraf 0 002 pada ke empat keterampilan tersebut. Secara umum dapat disimpulkan bahwa hasil uji ahli uji kelompok kecil dan uji kelompok terbatas terhadap pengembangan paket pelatihan keterampilan membuka diri yaitu buku panduan untuk konselor buku panduan untuk siswa serta materi pelatihan keterampilan membuka diri memiliki kegunaan kelayakan dan ketepatan yang tinggi. Oleh karena itu produk pengembangan ini dapat dijadikan sebagai panduan konselor untuk membantu siswa dalam mengembangkan aspek pribadi-sosial khususnya dalam pengembangan keterampilan membuka diri siswa di SMP.