Tugas Akhir
Sistem pengendalian tenaga kerja pada proyek pebangunan Club House Villa Puncak Tidar Malang / Rindy Rosadhi HS
Abstrak
Keberhasilan suatu proyek konstruksi sangat dipengaruhi oleh kualitas tenaga kerjanya. Oleh karena itu keberadaan tenaga kerja sangat penting artinya bagi keberadaan suatu proyek konstruksi. Proyek akhir ini bertujuan untuk mengetahui (1) sistem perekrutan tenaga kerja (2) spesialisasi tenaga kerja (3) pengupahan tenaga kerja (4) penghargaan yang diberikan oleh pengendali proyek bagi setiap tenaga kerja yang melakukan pekerjaan pada lokasi proyek Pembangunan Club House Villa Puncak Tidar. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara dokumentasi dan survey lapangan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis terhadap pengendalian tenaga kerja pada suatu proyek konstruksi. Penelitian ini dilakukan di Club House Villa Puncak Tidar Malang yang dilaksanakan selama 2 bulan yaitu dilaksanakan pada Bulan Maret sampai dengan April 2008. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan (1) perekrutan tenaga kerja pada proyek pembangunan Club House ini pengelola proyek mengadakan seleksi untuk semua tenaga kerja kecuali untuk posisi mandor dan tukang (2) spesialisasi tenaga kerja dibedakan berdasarkan tingkat manajerial dan tingkat operasional berdasarkan jenis pekerjaannya (3) dari sistem pengupahan tenaga kerja pada proyek pembangunan Club House ini ada dua macam cara pembagiannya. Pertama dengan cara pembayaran yang dilakukan per hari dan yang kedua dilakukan setiap bulan (4) penghargaan yang diberikan oleh setiap tenaga kerja pada proyek ini hanya diberikan pada tingkat manajerial saja. Sedangkan pada tingkat operasional tidak diberikan penghargaan karena tenaga kerjanya merupakan tenaga kerja lepas. Berdasarkan kesimpulan yang ada dapat disarankan (1) dalam hal perekrutan tenaga kerja hendaknya dilakukan seleksi yang teliti dalam memilih personil yaitu melalui tes terlebih dahulu termasuk tukang maupun mandor supaya didapatkan hasil kerja yang profesional (2) spesialisasi tenaga kerja ini hendaknya dipertahankan agar tingkatan spesialisasi ini dapat digunakan sebagai batasan untuk membedakan tingkatan pekerjaan tersebut (3) penghargaan ini hendaknya diberikan oleh pengendali proyek karena disamping penghargaan itu dijadikan sebagai alat untuk motivasi para pekerja penghargaan itu juga dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas para tenaga kerja terutama kepada tenaga kerja tingkat operasional yang seharusnya juga menerima bonus pada akhir proyek yang dikerjakan.