Skripsi
Pengaruh Earning Per Share (EPS), Debt To Equity Ratio (DER), return On Investment (ROI), return On Equity (ROE), dan Divident Payout Ratio (DPR) terhadap harga saham industri farmasi yang listing di bursa efek Indonesia / Yossi Oktavia
Abstrak
ABSTRAK Oktavia Yossi. 2008. Pengaruh Earning Per Share (EPS) Debt to Equity Ratio (DER) Return On Investment (ROI) Return On Equity (ROE) dan Divident Payout Ratio (DPR) Terhadap Harga Saham Industri Farmasi Yang Listing Di Bursa Efek Indonesia. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Bambang Banu Siswoyo M. M (II) Drs. Mohammad Hari M. Si. Kata Kunci earning per share debt to equity ratio return on investment return on equity divident payout ratio harga saham. Harga saham merupakan harga jual suatu saham di bursa efek. Kenaikan atau penurunan yang terjadi setiap saat dapat menentukan untung atau rugi bagi investor terhadap suatu saham atau portofolio yang dimiliki. Harga saham yang diperdagangkan di bursa saham berkaitan dengan prestasi yang dicapai perusahaan. Sedangkan prestasi perusahaan salah satunya dapat dilihat dari kinerja keuangan yang tercermin dari rasio keuangan. Dengan demikian penelitian ini mengkaji tentang pengaruh rasio-rasio keuangan yang terdiri dari Earning Per Share (EPS) Debt to Equity Ratio (DER) Return On Investment (ROI) Return On Equity (ROE) dan Divident Payout Ratio (DPR) terhadap harga saham pada industri farmasi yang listing di Bursa Efek Indonesia dalam periode pengamatan tahun 2003-2006. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi Earning Per Share (EPS) Debt to Equity Ratio (DER) Return On Investment (ROI) Return On Equity (ROE) Divident Payout Ratio (DPR) dan harga saham. Untuk mengetahui Earning Per Share Debt to Equity Ratio Return On Investment Return On Equity dan Divident Payout Ratio berpengaruh terhadap harga saham pada industri farmasi yang listing di Bursa Efek Indonesia baik secara parsial maupun secara simultan. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi yang diperoleh dari data sekunder Indonesian Capital Market Directory (ICMD) dan laporan keuangan. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji t dan uji F. Hasil penelitian yaitu sebagai berikut kondisi Earning Per Share industri farmasi berfluktuasi tajam. kondisi Debt to Equity Ratio industri farmasi berfluktuasi kondisi Return On Investment industri farmasi berfluktuasi tidak tajam tetapi cenderung meningkat kondisi Return On Equity industri farmasi mengalami penurunan dari tahun ke tahun kondisi Divident Payout Ratio pada industri farmasi awalnya stabil dan meningkat tajam di tahun 2006 dan kondisi harga saham industri farmasi mengalami fluktuatif yang cenderung naik.Terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Earning Per Share Debt to Equity Ratio Return On Investment Return On Equity terhadap harga saham. Hanya variabel Divident Payout Ratio saja yang tidak berpengaruh terhadap harga saham. Terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara variabel Earning Per Share Debt to Equity Ratio Return On Investment Return On Equity dan Divident Payout Ratio terhadap harga saham pada industri farmasi yang listing di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut saran-saran yang dapat diajukan yaitu (1) Diharapkan perusahaan agar selalu meningkatkan kinerjanya sehingga secara langsung dapat meningkatkan tingkat pengembalian saham dapat menentukan dengan tepat struktur modalnya dan dapat menentukan seberapa besar total aktiva yang dibiayai oleh hutang (2) diharapkan investor perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat menjadi dasar dalam berinvestasi dan perlu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham (3) diharapkan bagi peneliti selanjutnya menggunakan sampel yang lebih banyak dan memperpanjang periode pengamatan sehingga bisa diperoleh hasil yang lebih baik.