Skripsi
Kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1 Kepanjen tahun pelajaran 2007/2008 / Rina Kusnul Nur Sa\'diyah
Abstrak
Pembelajaran menulis cerpen wajib dikuasai oleh siswa. Salah satunya disebutkan dalam kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa kelas X yaitu menulis karangan berdasarkan pengalaman orang lain dalam cerpen. Salah satu alternatif media yang dapat digunakan dalam pembelajaran menulis cerpen adalah lagu karena lagu memiliki banyak kelebihan. Selain itu dalam lagu Sore Tugu Pancoran terdapat cerita mengenai pengalaman hidup yang sangat bagus untuk dicontoh dan ditulis dalam bentuk cerpen serta sangat sesuai dengan kompetensi dasar yang dikembangkan. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1 Kepanjen. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Adapun populasi dan sampel dalam penelitian ini populasinya adalah kelas X SMA Negeri 1 Kepanjen tahun pelajaran 2007/2008 dan sampelnya adalah kelas X.4 dengan pengambilan sampel acak. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X SMA Negeri 1 Kepanjen (1) mampu memilih dan mengembangkan tema kemampuan ini ditandai oleh banyaknya siswa yang memilih dan mengembangkan tema yang sesuai dengan lirik lagu (2) mampu memilih dan menggunakan sudut pandang sudut pandang yang paling banyak digunakan adalah sudut pandang orang ke-3 (3) mampu memilih dan mengembangkan latar ditandai penggunaan latar sehari-hari dan penggunaan latar waktu yang jelas (4) belum mampu memilih dan mengembangkan watak tokoh ditandai kesulitan siswa memilih nama untuk karakter yang berbeda (5) belum mampu memilih dan mengembangkan alur ditandai alur ceritanya belum linear (6) belum mampu menggunakan narasi dan dialog ditandai penggunaan narasi dan dialog yang belum menggambarkan situasi dan karakter tokoh serta penggunaannya yang monoton dan (7) belum mampu menulis ejaan dan tanda baca. Jadi siswa kelas X SMA Negeri 1 Kepanjen belum mampu menulis cerpen secara menyeluruh ditandai oleh perolehan nilai kemampuan memilih dan mengem-bangkan watak tokoh memilih dan mengembangkan alur menggunakan narasi dan dialog dan penulisan ejaan dan tanda baca yang memperoleh nilai di bawah SKM.