Skripsi
Perancangan iklan layanan masyarakat tema meningkatkan minat baca masyarakat / Budi Hendra S.
Abstrak
Rendahnya minat baca menjadikan kebiasaan membaca rendah hal tersebut dapat berpotensi menurunkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang secara langsung menentukan kualitas bangsa. Berdasarkan data yang didapat melalui survey dengan menggunakan kuisioner kepada 100 orang remaja usia 14-16 tahun tingkat minat baca remaja di kota Malang masih tergolong tinggi dengan prosentase 94%. Walaupun tersisa 6% dengan minat baca yang tergolong rendah namun tetap perlu untuk dilakukan peningkatan.Dengan demikian untuk lebih meningkatkan minat baca remaja di kota Malang maka penulis membuat sebuah perancangan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dengan tema meningkatkan minat baca masyarakat untuk masyarakat kota Malang khususnya remaja. Alasan dipilih remaja sebagai sasaran ILM ini yaitu karena kalangan remaja usia 14-16 tahun sedang dalam fase transisi dari usia anak-anak ke usia pra dewasa (pemuda) dimana mereka sedang dalam proses mencari jati diri dengan rasa ingin tahu yang tinggi yang biasanya diwujudkan dengan mencari sumber-sumber atau tokoh panutan. Buku dan media baca lainnya adalah salah satu sumber yang biasanya dijadikan panutan oleh kalangan remaja. Oleh karena itu tujuan perancangan ini yaitu memperoleh konsep atau rancangan dan menciptakan bentuk media ILM yang dapat lebih meningkatkan minat baca remaja. Perancangan ini diawali dengan mengidentifikasi latar belakang rumusan masalah dan menetapkan tujuan perancangan yang dilanjutkan dengan kegiatan pengumpulan data melalui dokumentasi wawancara dan kuisioner. Data diidentifikasi dan di analisis kemudian mulai menetapkan sintesis. Setelah itu dilanjutkan dengan menetapkan konsep perancangan yang terdiri dari perencanaan media perencanaan kreatif dan perencanaan tata desain. Setelah itu barulah dilakukan proses produksi dan desain untuk mendapatkan hasil akhir berupa ILM. Media ILM yang digunakan dalam perancangan ini yaitu media utama berupa media televisi dan media pendukung berupa media outdoor.