Tesis
Pembelajaran perkalian bilangan dengan strategi interaksi sebagai upaya membangun kemampuan koneksi matematika siswa kelas II SDN 6 Panarung Palangka Raya / Orhan
Abstrak
This study is done due to the problem faced by students of state elementary school 6 of Panarung Palangkaraya in studying the numbering multiplication in the second grade in which they cannot reach the standardized learning and they cannot do the mathematical connection especially those connected with the repeated addition with the multiplication and they cannot do the numbering multiplication in their every day lives. In the other side in the teaching of numbering multiplication the teachers only use the lecturing teaching method and give assignment students listen to teacher s explanation take note memorize and do the exercises written on the blackboard. That is why this study is aimed at building the students mathematical connection ability in the mathematics learning on numbering multiplication by using the interaction strategy. This study aims at producing the learning steps in studying numbering multiplication by using the interaction strategy which is believed to be able to build the students mathematical connection ability of State elementary school 6 of Panarung Palangka Raya. The numbering multiplication teaching by using the interaction strategy which is probably followed by negotiation intervention collaboration and evaluation in studying is executed in two cycle. Sycles first is done through two meetings and in the second cycle in one meeting. Each of the meetings of learning is done into three learning phase those are the introductory activity main activity and closing activity. The introductory activities include (1) learning orientation (2) student s organization (3) topics presentation and learning objectives (4) encouraging students motivation to study and apperception. The main activities include (1) students are intervened by given a study problems in student workbook (2) students and teacher negotiate the application of studying by using the students workbook (3) students have the collaboration evaluating each other and negotiate to do the problems study by using the students workbook in pairs (4) students evaluate and negotiate the learned concept in such classical way. The closing activities include (1) students and teacher negotiate on making the summary or the topic conclusion learned so far and (2) teacher do the evaluation by giving the independent assignment. During the teaching and learning process students interact with their teacher and other students and with the handouts in the form of students workbook and other learning material and sources to do the mathematical connection on the numbering multiplication. After students have used to study by using the interaction strategy in which students tend to do the learning activity in such enjoy way and feel really enthusiastic on the subjects of numbering multiplication. The result of students study on numbering iii multiplication also meet the standardized level in such classical way that is about 90% students have got the 65 score or more. From the study result and the interview test it is found out that the teaching of numbering multiplication by using interaction strategy is proven to be able to improve students mathematical connection ability of students of second grade of State elementary school 6 of Panarung Palangka Raya. Based on the research result it is suggested that mathematics teachers to implement the interaction strategy in teaching mathematics so that it will be more active and creative. Then teachers are also suggested to make and design teaching material in the form of students workbook so that students will get more interaction activity in studying. The arrangement on the number of students in one class should not be too big or it should not be more than 26 students so that the interaction activity in studying can be really effective Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah yang dihadapi siswa SDN 6 Panarung Palangka Raya dalam belajar perkalian bilangan di kelas II yaitu hasil belajarnya tidak mencapai ketuntasan belajar dan siswa tidak dapat melakukan koneksi metematika terutama menghubungkan penjumlahan berulang dengan perkalian dan tidak dapat menggunakan perkalian bilangan dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain dalam pembelajaran perkalian bilangan guru hanya menggunakan metode ceramah dan penugasan siswa mendengarkan penjelasan guru mencatat disuruh menghapal dan mengerjakan soal-soal yang guru tuliskan di papan tulis. Oleh karena itu penelitian ini berupaya membangun kemampuan koneksi matematika siswa dalam pembelajaran perkalian bilangan dengan strategi interaksi. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menghasilkan langkah-langkah pembelajaran perkalian bilangan dengan strategi interaksi yang dapat membangun kemampuan koneksi matematika siswa kelas II SDN 6 Panarung Palangka Raya. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut digunakan penelitian kualitatif jenis penelitian tindakan kelas. Pembelajaran perkalian bilangan dengan strategi interaksi yang memungkinkan terjadinya negosiasi intervensi kolaborasi dan evaluasi dalam belajar dilaksanakan di dalam dua siklus. Pada siklus pertama pembelajaran dilaksanakan dua kali pertemuan dan di siklus kedua satu kali pertemuan. Masing-masing pertemuan langkah pembelajaran dilaksanakan dalam tiga tahap pembelajaran yaitu kegiatan pendahuluan kegiatan inti dan kegiatan penutup. Kegiatan pendahuluan mencakup (1) orientasi pembelajaran (2) pengorganisasian siswa (3) penyampaian topik dan tujuan pembelajaran (4) pembangkitan motivasi belajar dan apersepsi. Kegiatan pada tahap inti pembelajaran adalah (1) siswa diintervensi dengan pemberian masalah belajar dalam lembar kerja siswa (LKS) (2) siswa dan guru bernegosiasi tentang bagaimana belajar dengan LKS (3) siswa melakukan kolaborasi saling evaluasi dan negosiasi mengerjakan tugas-tugas belajar menggunakan LKS secara berpasangan (4) secara klasikal siswa saling evaluasi dan negosiasi untuk memahami konsep yang dipelajari (5) siswa mengerjakan tugas-tugas tambahan untuk lebih memahami konsep yang dipelajari. Kegiatan penutup mencakup (1) siswa dan guru bernegosiasi membuat rangkuman atau simpulan topik yang dipelajari dan (2) guru melakukan evaluasi dengan memberikan tugas mandiri. Selama pembelajaran siswa berinteraksi dengan guru sesama siswa dan dengan bahan ajar yaitu LKS atau bahan serta alat belajar lainnya untuk melakukan koneksi matematika pada pembelajaran perkalian bilangan. Setelah siswa mulai terbiasa belajar dengan strategi interaksi dimana siswa lebih banyak melakukan aktivitas belajar siswa merasa lebih senang dan antusias dalam belajar perkalian bilangan. Hasil belajar siswa untuk perkalian bilangan juga i dapat memenuhi ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 90 % siswa telah memperoleh skor 65 atau lebih. Dari tes hasil belajar dan wawancara juga diketahui bahwa pembelajaran perkalian bilangan dengan strategi interaksi dapat membangun kemampuan koneksi matematika siswa kelas II SDN 6 Panarung Palangka Raya. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada guru matematika untuk menerapkan strategi interaksi dalam belajar matematika agar lebih aktif dan kreatif mendesain dan membuat bahan ajar berupa lembar kerja siswa yang memungkinkan siswa lebih banyak melakukan aktivitas interaksi dalam belajar. Pengaturan jumlah siswa dalam satu kelas hendaknya tidak terlalu besar atau tidak melebihi 26 siswa agar kegiatan interaksi dalam belajar dapat berjalan secara epektif.