Skripsi
Pembelajaran menurut standar NCTM untuk memahamkan materi segiempat pada siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Malang / Maya Safrina
Abstrak
ABSTRAK Safrina Maya. 2008. Pembelajaran Segiempat Menurut Standar NCTM pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Akbar Sutawidjaja M. Ed. (II) Dr. Hary Susanto M. Si. Kata kunci segiempat NCTM Dari observasi dan wawancara dengan guru dan siswa di SMP Negeri 1 Malang diperoleh informasi bahwa masih banyak siswa kelas VIII yang belum memahami materi segiempat terutama trapesium jajargenjang belahketupat dan layang-layang. Selama ini guru matematika masih mendominasi kelas dalam melaksanakan pembelajaran. Guru cenderung mentransfer pengetahuan yang dimilikinya ke dalam pikiran siswa. Guru tidak memberikan kesempatan kepada siswa agar siswa mengkonstruksi pengetahuannya sendiri atau dengan kata lain pembelajaran masih dilaksanakan dengan pendekatan konvensional. Sehingga menyebabkan siswa kurang aktif dalam mengemukakan ide-ide dalam pikiran mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk pembelajaran segiempat menurut standar NCTM mengetahui pemahaman dan respon siswa kelas VII-F SMP Negeri 1 Malang setelah mengikuti pembelajaran tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII-F SMP Negeri 1 Malang yang sebanyak 30 siswa dengan 8 laki-laki dan 22 perempuan. Tahap-tahap dalam penelitian ini adalah pratindakan dan pelaksanaan tindakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes wawancara observasi angket dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah tes format observasi tindakan dan angket tentang respon siswa terhadap pembelajaran segiempat. Pembelajaran segiempat menurut standar NCTM dilakukan dalam 3 tahap yaitu tahap awal tahap inti dan tahap akhir. Pada tahap awal guru menyampaikan indikator pembelajaran. Sedangkan pada tahap inti setiap pasang siswa berdiskusi untuk menemukan penyelesaian dari masalah-masalah dalam LKS kemudian terjadi diskusi kelas untuk menemukan penyelesaian dari masalah-masalah tersebut. Pada tahap akhir siswa telah mengerjakan tugas-tugas dari buku panduan. Pembelajaran yang dilakukan berjalan dengan lancar dan dapat memahamkan tentang materi segiempat. Siswa merasa senang mengikuti pembelajaran dan dapat belajar dengan mudah.