UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Pengaruh desain bangunan terhadap kondisi kenyamanan termal pada gedung kantor saham Jl. Pahlawan Trip No.9 Malang / Tegar Laksono Himawan

Himawan, Tegar Laksono - Nama Orang;

Abstrak
Untuk memperoleh kenyamanan termal dalam membangun suatu bangunan seorang arsitektur harus memperhatikan dimana bangunan tersebut akan didirikan karena setiap tempat atau lokasi mempunyai karaktersitik iklim yang berbeda-beda. Iklim sangat erat kaitannya dengan suatu bangunan. Setiap bangunan harus menyesuaikan dengan iklim setempat agar dapat memberikan rasa nyaman terhadap penghuninya. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah suhu ruang pada Kantor Saham Bhakti Securities Jalan Pahlawan Trip No.9 Malang (2)Bagaimanakah suhu ruang pada Kantor Saham Bhakti Securities Jalan Pahlawan Trip No.9 Malang ditinjau dari indeks kenyamanan termal menurut PMV dan PPD . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Suhu ruang pada Kantor Saham Bhakti Securities Jalan Pahlawan Trip No.9 Malang dilihat dari segi desain bangunan (2) Suhu ruang pada Kantor Saham Bhakti Securities Jalan Pahlawan Trip No.9 Malang ditinjau dari indeks kenyamanan termal menurut PMV dan PPD. Metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melihat kondisi bangunan di lapangan kemudian membandingkannya dengan kajian pustaka. Sedangkan untuk analisa indeks kenyamanan termal menurut PMV dan PPD dengan cara mengaplikasikan data-data yang telah diperoleh di lapangan ke dalam program Microsoft Excel yang diambil dari www.innova.dk yang dibuat oleh INNOVA AIRTECH INSTRUMENT A/S ENERGI VEJ-2750 BALLERUP DENMARK. Dari hasil analisa data menurut indeks kenyamanan termal menurut PMV dan PPD semua ruangan pada Kantor Bhakti Securities yang tidak memenuhi tingkat kenyamanan termal. Untuk ruang yang suhunya berada di bawah suhu netral salah satu penyebabnya adalah pakaian yang digunakan penghuni dalam bangunan tersebut terlalu minimalis sehingga tidak dapat menetralisir suhu ruang. Sedangkan ada beberapa ruang yang suhunya di atas suhu netral penyebab utamanya adalah aktivitas yang dilakukan penghuni di dalamnya terlalu berat sehingga panas yang dihasilkan oleh tubuh juga lebih besar. Dari hasil analisa data dapat disarankan dalam merencanakan suatu bangunan perencana harus memperhatikan komponen-komponen atau bagian-bagian pada bangunan yang berpengaruh terhadap kenyamanan termal di dalamnya antara lain (1) lokasi bangunan (2) Tata letak bangunan (3) Lubang ventilasi (4) Posisi dinding dan atap (5) Tata letak ruang dan (5) Konstruksi plafond.


Informasi Detail
DDC
Rp 697.92 HIM p
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Teknik Sipil dan Bangunan, 2008.
Deskripsi Fisik
xii, 74 hlm. : il : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01671/KI/08
Edisi
Tugas Akhir (D3 Teknik Sipil dan Bangunan)--Universitas Negeri Malang, 2008
Subjek
1. GEDUNG - VENTILASI
Pembimbing
1. DIAN ARIESTADI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik