Tugas Akhir
Studi pelaksanaan pekerjaan \"Pile Cap\" pada tiang pancang di Proyek Pembangunan Terminal Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang / Moh. Ali Imron
Abstrak
Pile cap merupakan konstruksi penggabung antara tiang-tiang pancang sehingga menjadi tiang kelompok (pile group) dan penghubung antara tiang pancang dengan kolom. Pile cap mempunyai fungsi untuk menyebarkan beban ke pile grup. Studi pelaksanaan ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pekerjaan penggalian tanah pembongkaran ujung tiang pancang dan pekerjaan lantai kerja mengetahui dan memahami proses pelaksanaan pekerjaan pile cap dan memahami proses pembuatan pemasangan dan pembongkaran bekisting pile cap. Studi ini dilakukan di proyek pembangunan Terminal Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah melalui teknik observasi tanya jawab dan dokumentasi. Data pelaksanaan dilapangan kemudian dibandingkan dengan teori. Hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk dapat mengetahui dan menyikapi penyimpangan-penyimpangan pelaksanaan di lapangan. Hasil studi pelaksanaan pekerjaan di lapangan adalah sebagai berikut. Pelaksanaan pekerjaan pile cap di lapangan dimulai dari penggalian tanah dengan ukuran sesuai dengan ukuran pile cap yaitu panjang 1 m lebar 1 m tebal 30 cm. Dilanjutkan pelaksanaan pembongkaran ujung tiang pancang dengan menggunakan palu besi panjang pemotongan tiang pancang disesuaikan dengan gambar kerja dan titik elevasi. Pekerjaan lantai kerja urugan pasir dengan tebal 10 cm dari dasar galian untuk campuran spesi 1 semen 3 pasir dengan tebal 5 cm. Di lapangan ada 2 (dua) jenis pile cap didasarkan pada letak kolom di atasnya yaitu P1 dengan jumlah 38 buah dan P2 dengan jumlah 6 buah sehingga jumlah total adalah 44 buah. Untuk beton yang digunakan untuk pengecoran adalah beton Jayamix dengan mutu beton K-275 menggunakan tulangan 12-100 mm dan jarak antara tiang sudah sesuai dengan teori yaitu S (jarak minimum) 0.60 m D 0.20 m S/D 0.60/0.20 3 jadi S 3D. Pada pelaksanaan dilapangan jarak pile cap terluar dari tiang pancang adalah 10 cm sedangkan pada teori jarak terluar yang diasumsikan adalah 15 cm sehingga pelaksanaan tidak sesuai dengan teori. dan untuk ketebalan pile cap adalah 30 cm dan sudah sesuai dengan ketebalan minimum pada teori. Pembongkaran bekisting pile cap dilaksanakan pada 3 hari setelah pengecoran atau setelah beton dianggap keras. Untuk pekerjaan perawatan beton pile cap diabaikan karena pada saat pelaksanaan untuk perawatan beton cuaca hujan telah membantu untuk proses perawatan beton pile cap tersebut. Hasil studi ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa perbedaan antara pedoman teori dengan pelaksanaan pekerjaan dilapangan. Berdasarkan studi ini dapat disarankan supaya pelaksanaan pekerjaan dilapangan sesuai dengan metode yang benar sehingga hasil yang diperoleh menjadi maksimal.