Tugas Akhir
Rancangan meteran penggunaan air berbasis mikrokontroler AT89S8252 / Bobby Dwi Kusumanugraha
Abstrak
ABSTRAK Kusuma Bobby.D. 2008. Rancangan Meteran Penggunaan Air Berbasis Mikrokontroler AT89S8252. Proyek Akhir. Jurusan Teknik Elektro. Program Studi Teknik Elektronika Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dyah Lestari S.T. M.Eng. (II) Ilham Ari Elbaith Zaeni S.T. Kata kunci Meteran Air Hall Effect Sensor Mikrokontroler AT89S8252 LCD Display Kemajuan teknologi di Indonesia semakin maju dan berkembang dan salah satunya bahwa alat-alat yang bekerja dengan bentuk analog bergeser menjadi bentuk digital. Dengan bentuk digital peralatan tadi mudah dalam pengoperasian maupun tampilannya. Kemampuan penghitungan didesain minimal sama dengan kemampuan alat bentuk analog. Pada perkembangan selanjutnya alat yang berbentuk digital dapat dirancang dengan beberapa kemampuan tambahan. Misalnya dalam peralatan yang digunakan PDAM yaitu meteran air. Kemampuan tambahan yang dimaksud tidak hanya menampilkan data meteran air tetapi dapat menampilkan data tarif harga meteran air. Selain itu data tarif harga dapat di-setting sesuai kebutuhan petugas PDAM. Dari pembahasan tadi dapat disimpulkan bahwa dibutuhkan teknologi pembuatan dan pencatatan data meteran bentuk digital berjudul Rancangan Meteran Penggunaan Air Berbasis Mikrokontroler AT89S8252 . Cara kerja alat hampir sama dengan meteran air sebelumnya yang berbentuk analog. Setiap air yang mengalir melewati meteran akan dihitung jumlah air per m3nya. Air akan menggerakkan kincir meteran sehingga berputar perputaran kincir meteran ini dideteksi Hall effect sensor untuk menghasilkan pulsa-pulsa elektronik. Pulsa elektronik dapat dihasilkan karena adanya medan magnet pada kincir meteran. Medan magnet dapat dideteksi dan diukur beda tegangannya menggunakan hall effect sensor. Peletakan kincir meteran dan hall effect sensor dibuat saling berhadapan. Penghitungan pulsa-pulsa elektronik yang dihasilkan rangkaian sensor dilakukan oleh mikrokontroler AT89S8252. Perhitungan akan ditampilkan pada LCD dan data akan tersimpan dalam EEPROM. Kesimpulan dari pengujian dan hasil analisis alat yaitu rangkaian hall effect sensor dapat mendeteksi adanya medan magnet pada putaran kincir meteran. Beda tegangan yang dihasilkan hall effect sensor menjadi masukan bagi mikrokontroler. (2) Mikrokontroler dapat menghitung pulsa-pulsa elektronik yang dihasilkan oleh sensor dan meteran. Penghitungan pulsa-pulsa oleh mikrokontroler dapat dilakukan karena adanya dukungan software assembly perhitungan debit air. (3) Data perhitungan dan tarif harga meteran dapat ditampilkan dari hasil perhitungan dan program mikrokontroler ke LCD. (4) Error atau kesalahan rata-rata penghitungan debit air adalah 2 855 %. Error terjadi karena dalam penghitungan air 1 kali putaran kincir meteran air dihitung 17 mililiter. Lain hal apabila 1 kali putaran kincir meteran dihitung 1 mililiter atau 10 mililiter. Karena itulah semakin kecil pemakaian volume atau banyaknya air mengakibatkan kesalahan pembacaan semakin besar.