Tugas Akhir
Sifat organoleptik sus kering tepung pisang (Musa Paradisiaca L) dengan presentasi subtitusi tepung terigu yang berbeda / Sutarjo Suparman
Abstrak
ABSTRAK Suparman Nur Cahyono Sutarjo. 2008 Sifat Organoleptik Sus Kering Tepung Pisang Dengan Persentase Substitusi Tepung Pisang yang Berbeda. Tugas Akhir. Program Studi D III Tata Boga. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Ir. Issutarti. Pembimbing (II) Dra. Nunung Nurjanah M. Kes. Kata Kunci Sus Kering Tepung Pisang Tepung Terigu Pisang merupakan salah satu buah yang melimpah di Indonesia. Tepung pisang belum dimanfaatkan. Tepung pisang dapat dibuat sus kering. Sus kering yang dibuat dari tepung pisang menghailkan teksturnya rapuh warna gelap dan mudah melempem. Untuk memperbaiki sifat organoleptik sus kering tepung pisang maka disubstitusi mempergunakan tepung terigu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah substitusi tepung terigu minimal yang menghasilkan sus kering tepung pisang yang lebih baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian experimen. Perlakuan yang dipergunakan adalah perlakuan substitusi tepung terigu terhadap tepung pisang sebagai substitusi sebanyak 0% 15% 30% dan 45%. Pengamatan dilakukan terhadap sifat organoleptik (rasa tekstur dan warna) dan kesukaan panelis. Hasil penelitian menumjukkan bahwa rasa sus berbeda nyata tekstur sus berbeda sangat nyata tetapi warna sus tidak berbeda nyata. Sus kering tepung pisang substitusi tepung terigu yang memperoleh skor gurih tertinggi diperoleh dari perlakuan 30%. Sus kering tepung pisang substitusi tepung terigu yang memperoleh skor kerenyahan dan teksrur tertinggi diperoleh dari perlakuan 45%. Penelitian ini dapat dibuat sebagai acuan untuk penelitian telanjutnya. Sus kering ini dapat dipergunakan sebagi penganekaragaman makanan non beras non terigu rendah lemak tinggi kalori dibandingkan dengan terigu.