Tugas Akhir
Studi pelaksanaan balok beton pada proyek penbangunan ruko dan rukan Panorama Square Jl. Ahmad Yani Utara No.99 Malang / Deni Firsta Wahyu Verdiansyah
Abstrak
STUDI PELAKSANAAN BALOK BETON PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUKO DAN RUKAN PANORAMA SQUARE JL. AHMAD YANI NO. 99 MALANG Oleh Deni Firsta Wahyu Verdiansyah1 Ir. B. Sri Umniati M.T.2 Abstrak Pelaksanaan pekerjaan balok di lapangan sering kali menyimpang dari apa yang telah distandartkan dalam peraturan konstruksi. Penyimpangan ini dapat terjadi pada pelaksanaan pekerjaan bekisting pekerjaan penulangan pekerjaan pengecoran pekerjaan pembongkaran bekisting pekerjaan perawatan setelah pengecoran. Studi ini bertujuan mencocokkan pelaksanaan pekerjaan balok di lapangan sesuai dengan kajian teori sebagai pedoman yaitu PBI dan SK-SNI-T15-1991-03 diantaranya pekerjaan bekisting pekerjaan penulangan pekerjaan pengecoran pekerjaan pembongkaran bekisting dan perawatan beton setelah pengecoran. Studi ini dilakukan di proyek Pembangunan Ruko dan Rukan Panorama Square yang terletak di Jalan Ahmad Yani Utara no. 99 Malang yang dimulai dari awal maret sampai dengan akhir Juli 2008. Pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan deskriptif. Hasil studi antara lain pekerjaan bekisting pekerjaan pengecoran dan pekerjaan pembongkaran yang kurang sesuai dengan standart yang ditentukan serta perawatan setelah pengecoran. Pada pekerjaan bekisting pemakaian papan multiplek dengan tebal 8 mm dan balok dukung yang terbuat dari kayu meranti dengan ukuran 5/7 dilakukan penggantian bahan-bahan material yang sudah aus. Proses pembuatan bekisting telah sesuai dengan standart yang ada. Bahan yang digunakan untuk pembuatan bekisting yaitu papan multipleks mempunyai ukuran yang sangat tipis sehinggga rawan terjadi lendutan atau patahan pada saat terjadi proses pengecoran. Akan tetapi pada saat bekisting menjelang pengecoran bahan pelumas yang digunakan berupa air sehingga tidak sesuai dengan standart yang telah ditentukan. Selain itu untuk menghasilkan tebal selimut beton tidak semuanya menggunakan beton tahu hal ini disebabkan karena beton tahu yang digunakan tidak mencukupi sehingga diganti dengan bahan batu kerikil yang memiliki ukuran yang hampir sama. Pekerjaan pengecoran ini menggunakan beton ready mix yang dipesan dari PT. Merak Beton sehingga pelaksanaanya berlangsung dengan cepat karena menggunakan bantuan berupa concrete pump atau pompa beton. Untuk proses pemadatannya menggunakan vibrator. Pembongkaran bekisting di sini dilakukan setelah umur beton mencapai 1 minggu. Proses pembongkaran pertama kali dilakukan pada perancah bagian tengah kemudian dilanjutkan dengan ke tepi kiri dan samping kanan secara berturut-berturut hingga menuju ke tumpuan balok. Kata kunci pelaksanaan pekerjaan balok beton.