Skripsi
Penerapan pembelajaran kontekstual model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VII-C MTs Al-Maarif 02 Singosari / Laxmi Zahara
Abstrak
ABSTRAK Zahara Laxmi. Penerapan Pembelajaran Kontekstual Model Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas VIII-C MTs Al-Maarif 02 Singosari. Skripsi Jurusan Fisika. Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Endang Purwaningsih M.Si. (II) Drs. Yudyanto M.Si. Kata Kunci Model Inkuiri Hasil Belajar Fisika Berdasarkan observasi melalui wawancara dengan guru fisika MTs Al-Maarif 02 Singosari diketahui bahwa guru menerapkan metode ceramah secara monoton dalam pembelajaran fisika hal ini berdampak pada hasil belajar kognitif siswa yang rendah siswa pasif selama pembelajaran dan keterampilan motorik siswa tidak pernah diujikan. Guru fisika MTs Al-Maarif 02 Singosari mengalami kesulitan dalam mengaktifkan siswa serta menyadari bahwa siswa akan termotivasi jika materi yang diajarkan dikaitkan dengan keseharian siswa. Oleh karena itu perlu dicarikan pembelajaran yang membantu guru mengaktifkan siswa dengan cara mengaitkan materi pelajaran dengan keseharian siswa. Pembelajaran tersebut adalah pembelajaran kontekstual model inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aspek psikomotorik lembar observasi aspek afektif tes kognitif dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran kontekstual model inkuiri terbimbing. Untuk melihat dampak penerapan pembelajaran kontekstual model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar fisika siswa dirancang siklus I. Dari hasil observasi dan refleksi yang dilakukan pada siklus I maka dilaksanakan siklus II. Karena peningkatan hasil belajar siswa belum mencapai ketuntasan yang diharapkan maka dilanjutkan ke siklus III. Analisis data terhadap hasil belajar siswa berpedoman pada standar yang ditetapkan oleh sekolah yaitu sekurang-kurangnya 85% dari jumlah siswa dalam satu kelas memperoleh nilai minimal 70 untuk aspek afektif dan aspek psikomotorik serta 65 untuk aspek kognitif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan menerapkan pembelajaran kontekstual model inkuiri terbimbing nilai rata-rata kognitif dan nilai rata-rata psikomotorik siswa kelas VIII-C mengalami peningkatan dari siklus I sampai ke siklus III hingga mencapai ketuntasan belajar yang ditetapkan oleh sekolah. Nilai rata-rata afektif kelas VIII-C mengalami peningkatan siklus I sampai siklus III namun belum mencapai standar yang ditetapkan oleh sekolah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VIII-C MTs Al-Maarif 02.