Tugas Akhir
Studi pelaksanaan pondasi telapak setempat pada proyek pembangunan tower smart di desa Sukoanyar Kecamatan Selorejo Batu / Maria Ulfa
Abstrak
ABSTRAK Ulfa Maria 2008. Studi Pelaksanaan Pondasi Telapak Setempat pada Proyek Pembangunan Tower Smart di Desa Sukoanyar Kecamatan Selorejo Batu. Proyek Akhir Program Studi Teknik Sipil dan Bangunan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Adjib Karjanto. S.T M.T. Kata kunci pelaksanaan pondasi telapak setempat Di jaman yang serba maju dan cepat ini manusia di tuntut untuk selalu mengikuti perkembangan zaman. Perkembangan di dunia seluler semakin berkembang dengan munculnya berbagai macam operator guna memperluas jaringan tersebut untuk itu diperlukan pembangunan tower ke berbagai daerah termasuk diwilayah Sukoanyar. Salah satu bagian yang menunjang dari tower tersebut adalah pondasi yang merupakan bagian bangunan yang menghubungkan bangunan dengan tanah menjamin kestabilan bangunan terhadap muatan atau beban yang meliputi berat sendiri beban berguna dan gaya-gaya luar terhadap bangunan seperti berat bangunan tekanan angin gempa bumi dan lain-lain. Studi pelaksanaan ini untuk mengetahui bagaimana metode pelaksanaan galian pondasi urugan tanah lantai kerja penulangan pembuatan bekisting pengecoran dan perawatan beton pada proyek pembangunan tower Smart di desa Sukoanyar kecamatan Selorejo Batu. Bila terjadi ketidaksesuaian antara teori di buku dengan yang ada dilapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melalui teknik observasi teknik tanya jawab dan dokumentasi foto dilapangan. Data pelaksanaan dilapangan dibandingkan dengan beberapa pedoman yang ada. Hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk dapat mengetahui dan menyikapi permasalahan-permasalahan yang ada dilapangan. Hasil studi pelaksanaan dilapangan tentang pondasi telapak setempat telah sesuai dengan metode-metode yang telah ada dalam Susanta (2007). Pelaksanaan pekerjaan galian urugan pasir dengan ketebalan 5 cm telah sesuai dengan Renggo (2006) lantai kerja sesuai dengan PBI N.1.-2-1971 yaitu menggunakan perbandingan spesi 1 pc 3 Ps 5 kr tetapi mengggunakan perbandingan 1 pc 2 ps 5 kr tetapi dengan ketebalan yang sama 5 cm. pada pekerjaan penulangan sesuai dengan pendapat (Soemardi Istimawan dan Kusuma). Seperti pemotongan dilakukan dengan menggunakan cutting bar pembengkokan tulangan dilakukan dengan menggunakan alat pembengkok dengan sudut 90 pengikatan kawat rangkap/dobel. Setelah tulangan dirangkai dilapangan kemudian dipasang bekisting metode pemasangannya telah sesuai dengan buku pedoman Wigbout dan Kusuma.selanjutnya proses pengecoran sesuai dengan Astanto yaitu setelah beton dituangkan kemudian dipadatkan dengan vibrator. Beton yang digunakan dalam pengecoran adalah K-225 menggunakan beton ready mix. Perawatan beton sudah sesuai dengan pendapat Soeharno bahwa beton harus disiram air sekurang-kurangnya selama 2 minggu. Berdasarkan studi lapangan ini disarankan bahwa sebaiknya para pekerja lebih memperhatikan K3 demi keselamatan masing-masing pekerja seperti penggunaan helm dan sepatu boot kurang diperhatikan