Skripsi
Hambatan-hambatan belajar siswa dalam menempuh mata diklat gambar bangunan pada program keahlian teknik gambar bangunan di SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung / Rulie Hermadiyono
Abstrak
ABSTRAK Hermadiyono Rulie. 2008. Hambatan-hambatan Belajar Siswa dalam Menempuh Mata Diklat Gambar Bangunan pada Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan di SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung. Skripsi Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Sutrisno S. T. M.Pd (2) Drs. H. Tri Kuncoro S.T. M. Pd. Kata kunci hambatan belajar gambar bangunan Pendidikan merupakan bagian integral dari kehidupan masyarakat oleh karena itu pendidikan harus dirancang dan dilaksanakan dalam kaitan yang harmonis selaras dengan aspirasi kehidupan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat sehingga hasilnya akan benar-benar sesuai dengan tuntutan kebutuhan yang dirasakan oleh masyarakat. Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah meningkatkan SDM khususnya pada siswa dengan mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi siswa selama dalam proses belajar mengajar. Penelitian sangat perlu dilakukan untuk mengetahui berbagai macam hambatan yang dihadapi siswa dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan-hambatan belajar secara akademis yang dialami siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar pada mata diklat gambar bangunan dan untuk mengetahui hambatan-hambatan belajar secara non akademis yang dialami siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar pada mata diklat gambar bangunan di SMKN 3 Boyolangu Tulungagung. Penelitian ini dilakukan di SMKN 3 Boyolangu khususnya pada Mata Diklat Gambar Bangunan Pada Program Keahlian Teknik Bangunan. Sampel penelitian 94 siswa yang terdiri dari 63 siswa kelas 1 dan 31 siswa kelas 2. Pengambilan data menggunakan angket dan observasi. Data analisis dengan deskriptif yang meliputi analisa frekuensi persentase dan diagram. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami hambatan belajar baik dari dalam (intern) maupun dari luar (ekstern). Hambatan dari dalam meliputi penguasaan materi minat siswa bakat siswa pengaturan waktu belajar kesehatan dan cacat. Hambatan dari luar meliputi metode pembelajaran kurikulum sarana dan prasarana suasana rumah keadaan ekonomi keluarga kegiatan siswa dalam masyarakat dan teman bergaul. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan (1) siswa lebih memperhatikan hambatan/kesulitan yang dapat mempengaruhi belajar dengan cara mengidentifikasi dan memahami semua hambatan belajar (2) Apabila siswa mengalami hambatan dalam belajar diharapkan secara aktif selalu berkonsultsai dengan guru bimbingan konseling (BK) supaya hambatan bisa dipecahkan dan dapat terselesaikan dengan baik (3) Guru harus menciptakan proses belajar yang baik dengan cara membangkitkan dorongan/motivasi dan merangsang siswa untuk belajar secara aktif dan dinamis dalam memenuhi kebutuhan siswa dan mencapai tujuan pendidikan yang sebenarnya (4) Orang tua diharapkan berperan serta dalam mengatasi hambatan belajar dengan cara mengawasi memotivasi memberi dorongan dan membantu kesulitan belajar yang dialami anak (siswa