Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran IPA Kimia untuk siswa SMP/MTs kelas VIII dengan model learning cycle 5 fase pada materi pokokk zat aditif makanan berdasarkan kurikulum tingkat satuan pendidikan / Ike Pratiwi Mandasari
Abstrak
ABSTRAK Pratiwi M Ike. 2008. Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Kimia untuk Siswa SMP/MTs Kelas VIII dengan Model Learning Cycle 5 Fase pada Materi Pokok Zat Aditif Makanan Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Skripsi Jurusan Kimia Program Studi Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Fauziatul Fajaroh M.S. (II) Dra. Nazriati M.Si. Kata Kunci modul pembelajaran zat aditif makanan Learning Cycle 5 fase KTSP. Perkembangan zaman menuntut peningkatan mutu pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah agar peserta didik memiliki kompetensi dan kualitas yang tinggi dan mampu bersaing di era globalisasi adalah melakukan penyempurnaan dan perbaikan yaitu kurikulum. Kurikulum yang dipakai sekarang adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum ini juga menekankan penggunaan pendekatan pembelajaran kontruktivistik. Salah satu model pembelajaran konstruktivistik adalah Learning Cycle 5 fase. Pada penelitian ini dikembangkan modul pembelajaran untuk materi pokok Zat Aditif Makanan untuk siswa SMP/MTs kelas VIII dengan model Learning Cycle 5 fase. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Menghasilkan produk yang berupa modul pembelajaran IPA Kimia untuk Siswa SMP/MTs kelas VIII model Learning Cycle 5 fase pada materi pokok Zat Aditif Makanan berdasarkan KTSP 2) Mengetahui validitas dari modul pembelajaran yang telah dikembangkan. Pengembangan modul ini mengadaptasi model pengembangan dari Thiagarajan dkk. yaitu define (mengkaji kurikulum dan menganalisis kebutuhan siswa) design (perumusan indikator mengkaji dan menyusun modul dengan model pembelajaran yang sesuai serta penelaan oleh pembimbing) dan develop (revisi 1 dari pembimbing melakukan validasi menganalisis data revisi 2 dan memproduksi modul). Subyek validasi (validator) adalah dosen jurusan kimia dan guru IPA kimia SMP/MTs di Malang. Instrumen pengumpulan data berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah nilai rata-rata dan perhitungan persentase. Hasil pengembangan dari penelitian ini adalah (1) Gambaran modul yang dikembangkan ini terdiri dari beberapa komponen yaitu halaman depan (cover) kata pengantar petunjuk penggunaan modul daftar isi daftar tabel daftar gambar kegiatan belajar siswa (kegiatan belajar 1 sampai 3) yang berisi kompetensi dasar indikator pencapaian hasil belajar materi pokok tahapan-tahapan Learning Cycle 5 fase kunci jawaban umpan balik dan daftar pustaka. Selain itu hasil validasi menunjukkan bahwa bentuk modul yang dikembangkan sudah sesuai dengan model Learning Cycle 5 fase berdasarkan KTSP dengan nilai rata-rata untuk penilaian tiap fase-fasenya sebesar 3 1 dan persentase sebesar 76 7% yang menunjukkan kriteria cukup valid (2) Hasil validasi secara keseluruhan menunjukkan nilai rata-rata sebesar 3 7 dan persentase sebesar 91 2% dengan kriteria valid hal tersebut menunjukkan bahwa modul Zat Aditif Makanan yang dikembangkan sudah layak untuk dilanjutkan ke tahap uji coba lapangan yang selanjutnya dapat digunakan sebagai salah satu alternatif bahan ajar di SMP/MTs.