Tugas Akhir
Rangkaian penggerak reflector pada head lamp / Andhika Wahyu Permana, Arif Sufgita
Abstrak
Kecelakaan lalu-lintas adalah kejadian di mana sebuah kendaraan bermotor tabrakan dengan benda lain dan menyebabkan kerusakan. Kadang kecelakaan ini dapat mengakibatkan luka-luka atau kematian manusia atau binatang. Kecelakaan lalu-lintas menelan korban jiwa sekitar 1 2 juta manusia setiap tahun menurut WHO (http //id.wikipedia.org/wiki/Kecelakaan_lalu-lintas). Jauh sebelum kendaraan bermotor ditemukan kecelakaan di jalan hanya melibatkan kereta hewan dan manusia. Kecelakaan lalu lintas menjadi meningkat secara eksponensial ketika ditemukan berbagai jenis kendaraan bermotor. Kecelakaan sepeda motor yang tercatat pertama kali terjadi di New York pada tanggal 30 Mei 1896. Pada tanggal 17 Agustus tahun yang sama tercatat terjadi kecelakaan yang menimpa pejalan kaki di London (www.kompas.com). Sejak saat itu kecelakaan di seluruh dunia terus terjadi hingga jumlah kumulatif orang meninggal akibat kecelakaan tercatat 25 juta orang pada tahun 1997. Pada tahun 2002 saja tercatat 1 2 juta orang. Jumlah kecelakaan tidak merata untuk masing-masing wilayah dan negara (www.kompas.com). Riset tentang kecelakaan lalu lintas dan cara pencegahannya terus berkembang. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengurangi jumlah kecelakaan. Munculnya risiko dijalan raya merupakan dampak dari kebutuhan pengguna jalan dan juga volume kendaraan yang makin bertambah. Hal ini tampak dari arus lalu lintas. Tanpa adanya upaya-upaya pengamanan yang baru semua pengguna jalan sangat mungkin terkena risiko kecelakaan seiring dengan meningkatnya lalu lintas kendaraan. Upaya-upaya keselamatan baru itu terutama dilakukan karena makin banyaknya jenis kendaraan bermotor kebutuhan perjalanan dengan kecepatan tinggi dan perlunya pembagian pemakai jalan baik untuk pejalan kaki pengendara sepeda motor dan juga kendaraan lainnya. Sejumlah upaya dilakukan antara lain dengan cara membuat scenario meminimkan kemungkinan terkena risiko kecelakaan lalu lintas jalan perencanaan dan desain jalan untuk keamanan audit keamanan melindungi pejalan kaki dan pengguna sepeda dan desain kendaraan yang makin pintar sehingga mengurangi kecelakaan. Ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya kecelakaan pertama adalah faktor manusia kedua adalah faktor kendaraan dan yang terakhir adalah faktor jalan. Kombinasi dari ketiga faktor itu bisa saja terjadi antara manusia dengan kendaraan misalnya berjalan melebihi batas kecepatan yang ditetapkan kemudian ban pecah yang mengakibatkan kendaraan mengalami kecelakaan. Disamping itu masih ada faktor lingkungan cuaca yang juga bisa berkontribusi terhadap kecelakaan. Faktor manusia merupakan faktor yang paling dominan dalam kecelakaan. Hampir semua kejadian kecelakaan didahului dengan pelanggaran rambu-rambu lalu lintas. Pelanggaran dapat terjadi karena sengaja melanggar ketidaktahuan terhadap arti aturan yang berlaku ataupun tidak melihat ketentuan yang diberlakukan atau pula pura-pura tidak tahu.