Skripsi
Sintesis 5-fenil-3-heksen-2-on dari 2-fenilpropanal dan propanon melalui kondensasi aldol silang dan uji aktivitasnya sebagai sunscreen / Viviana Yuni Martina
Abstrak
ABSTRAK Ningsih Wiji Tri Lestari. 2009. Pengaruh Motif Berbelanja Konsumen terhadap Keputusan Pembelian Pada Bentar Dipayana Swalayan di Blitar .Skripsi.Program Studi Manajemen Pemasaran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang.Pembimbing(I) Dr. F. Danardana Murwani M.M. (II) Drs. M. Hari M.Si. Kata Kunci Motif Berbelanja Keputusan Pembelian Konsumen. Banyaknya pusat-pusat perbelanjaan dewasa ini semakin memanjakan kebutuhan berbelanja konsumen. Di Indonesia jumlah minimarket supermarket sampai pasar dan toko modern raksasa seperti Hypermarket dapat dengan mudah kita temukan. Berdasarkan data PT ACNielsen Indonesia (2007) persentase pertumbuhan pasar dan toko modern lebih tinggi dibandingkan dengan persentase pasar dan toko tradisional yaitu toko modern tumbuh 14 persen sedangkan toko tradisional hanya 3 persen. Penelitian tentang konsumen tumbuh/berkembang secara menarik sejalan dengan pengalaman belanja konsumen yang terkait dengan beberapa kegiatan konsumtif antara untuk kesenangan atau karena kebutuhan. Nilai bersenang-senang dalam berbelanja menggambarkan nilai hiburan dan emosional yang potensial. Tidak semua orang melakukan kegiatan berbelanja karena untuk memenuhi kebutuhan tetapi ada juga orang beralasan kegiatan berbelanja sebagai bagian untuk bersenang-senang atau sebagai pelarian disaat menghadapi masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Gambaran keputusan berbelanja konsumen di Bentar Dipayana Swalayan di Blitar. (2) Pengaruh utilitarian shopping motives terhadap keputusan pembelian pada Bentar Dipayana Swalayan Blitar. (3) Pengaruh hedonic shopping motives terhadap keputusan pembelian pada Bentar Dipayana Swalayan di Blitar. (4) Pengaruh utilitarian shopping motives dan hedonic shopping motives secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian pada Bentar Dipayana Swalayan di Blitar. Pada penelitian ini variabel bebas (X) yaitu Motif Berbelanja yang terdiri dari dua subvariabel yaitu Utilitarian Shopping Motives (X1 ) dan Hedonic Shopping Motives (X2). Sedangkan variabel terikatnya (Y) adalah keputusan pembelian. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen / pelanggan yang berbelanja di Bentar Dipayana Swalayan Blitar yang jumlahnya tak terhingga. Untuk menentukan sampel digunakan rumus Daniel dan Terrel dengan tingkat kesalahan sebesar 0 05 ditemukan sampel sebanyak 113. Untuk pengambilan sampel menggunakan metode Accidental sampling dan metode pengumpulan data adalah dengan menyebarkan angket/kuesioner. Sedangkan analisa data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Rata-rata responden menyatakan setuju dengan faktor-faktor pembentuk motif berbelanja dan faktor-faktor pembentuk keputusan pembelian pada Bentar Dipayana Swalayan di Blitar (2) Ada pengaruh yang positif signifikan dari utilitarian shopping motives secara parsial terhadap keputusan pembelian pada Bentar Dipayana Swalayan di Blitar. (3) Ada pengaruh yang positif signifikan dari hedonic shopping motives secara parsial terhadap keputusan pembelian pada Bentar Dipayana Swalayan di Blitar. (4) Ada pengaruh yang positif signifikan dari utilitarian dan hedonic shopping motives maupun simultan terhadap keputusan pembelian pada Bentar Dipayana Swalayan di Blitar. Saran yang dapat dikemukakan berkaitan dengan temuan yang diperoleh selama penelitian adalah (1) Manajemen Bentar Dipayana Swalayan di Blitar. Perusahaan hendaknya mampu memanfaatkan secara maksimal Utilitarian Shopping Motives dan Hedonic Shopping Motives sehingga harapan perusahaan untuk dapat melayani semua lapisan masyarakat dapat terwujud.Untuk menarik konsumen yang motif berbelanjanya adalah Utilitarian Shopping Motives perusahaan dapat menyediakan ragam kebutuhan sehari hari berdasarkan manfaat produk tersebut secara lebih variatif baik dari segi harga maupun pilihan produknya. Sementara untuk mendapatkan konsumen yang motif berbelanjanya Hedonic Shopping Motives perusahaan lebih memfokuskan lagi pada produk-produk apa yang biasanya motif pembeliannya berdasarkan motif ini. (2) Pada peneliti berikutnya disarankan agar dapat meneruskan penelitian ini pada obyek dan variabel yang lebih kompleks lagi.