Skripsi
Penerapan pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tentang perbandingan bagi siswa kelas VII SMPN 1 Gading Probolinggo / Rully Wulandari
Abstrak
Dari hasil observasi awal yang dilakukan peneliti dan wawancara dengan guru matematika kelas VIIB SMPN I Gading diperoleh kesimpulan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan perbandingan sehingga berdampak pada hasil belajar yang masih rendah. Contoh masih ada beberapa siswa yang beranggapan bahwa senilai dengan . Hasil itu mereka peroleh dengan menambahkan 2 pada masing-masing bilangan. Selain itu siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang ada di kelas cenderung terlihat pasif karena guru kurang mengaktifkan siswa dalam setiap aktivitas pembelajaran. Untuk itu diperlukan suatu model pembelajaran yang bisa mengaktifkan siswa sehingga meningkatkan hasil belajar siswa khususnya tentang perbandingan. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang mengacu pada berbagai metode pengajaran dan didasarkan atas kerja kelompok dimana para siswa saling bekerjasama dan bertanggung jawab untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kooperatif tentang perbandingan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 1 Gading dan untuk mengetahui hambatan dalam pembelajaran kooperatif dan bagaimana cara mengatasinya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai pengumpul penganalisis data serta sebagai pengajar. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMPN I Gading Kabupaten Probolinggo tahun ajaran 2007/2008. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan meliputi kegiatan wawancara tes observasi dan pencatatan lapangan. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan kooperatif dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Peningkatan aktivitas siswa dapat diketahui dari peningkatan nilai persentase aktivitas siwa dari setiap siklusnya. Pada siklus I persentase skor rata-rata aktivitas siswa adalah 50 53% atau dikategorikan cukup baik. Pada siklus II persentase skor rata-rata aktivitas siswa adalah 54 29% atau dikategorikan cukup baik. Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui dari rata-rata skor tes siswa pada siklus II yaitu 72 48 lebih besar dari siklus I yaitu 66 85 dan mencapai kriteria ketuntasan belajar secara klasikal yaitu skor rata-rata siswa 61619 65 (skala 1-100) dan yang memperoleh skor 61619 65 paling sedikit 85%. Berdasarkan hasil penelitian dan temuan dalam penelitian ini dapat disampaikan beberapa saran yaitu (1) Bentuk pembelajaran kooperatif layak dipertimbangkan menjadi bentuk pembelajaran alternatif khususnya di SMPN I Gading (2) Dalam menerapkan pembelajaran kooperatif guru hendaknya mengalokasikan waktu secara baik dalam merancang perangkat pembelajaran. Guru juga perlu memperhatikan strategi pendekatan metode dan teknik pembelajaran yang sesuai dan pengelolaan kelas yang baik dalam pembelajaran (3) Bagi peneliti lain yang ingin menerapkan bentuk pembelajaran ini dapat melakukan penelitian serupa terhadap materi yang lain.