Skripsi
Analisis faktor-faktor kesulitan belajar akuntansi yang mempengarhui prestasi belajar akuntansi pada siswa jurusan Akuntansi di SMK-PGRI 6 Malang / Dian Fitriani
Abstrak
ABSTRAK Fitriani Dian. 2008. Analisis Faktor-faktor Kesulitan Belajar Akuntansi Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Akuntansi Pada Siswa Jurusan Akuntansi di SMK PGRI 6 Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Helianti Utami SE. M.Si. Ak (II) Triadi Agung Sudarto SE. MSi. Ak. Kata Kunci Analisis faktor-faktor kesulitan belajar prestasi belajar. Kesulitan belajar akuntansi yang dialami siswa menyebabkan prestasi belajar rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil ulangan I dengan rata-rata kelas 66 02 hasil ulangan II sebesar 59 05 dan hasil ulangan III sebesar 67 18 untuk mata pelajaran siklus akuntansi dimana lebih dari separuh siswa mata pelajaran akuntansi mendapat nilai dibawah standar yang ditetapkan 70. Penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi penyebab kesulitan belajar akuntansi yang dialami siswa dan pengaruhnya terhadap prestasi belajar akuntansi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah ex post facto dan deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X jurusan akuntansi tahun ajaran 2007/2008 yang berjumlah 39 orang. Penelitian dilakukan di SMK PGRI 6 Malang tanggal 8 April-30 Juni 2008. Untuk analisis data penelitian digunakan perbandingan skor yang diperoleh dan skor rata-rata harapan analisis regresi berganda dan deskriptif korelasional. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis-jenis kesulitan belajar akuntansi dapat diidentifikasi berdasarkan faktor internal dan eksternal kesulitan belajar akuntansi serta memiliki pengaruh negatif secara nyata terhadap prestasi belajar akuntansi. Dengan demikian jika faktor internal dan eksternal kesulitan belajar akuntansi bertambah maka prestasi belajar akuntansi akan menurun. Faktor internal kesulitan belajar akuntansi memiliki pengaruh negatif sebesar 76 10% terhadap prestasi belajar akuntansi sedangkan faktor eksternal kesulitan belajar akuntansi memiliki pengaruh negatif sebesar 18 20% terhadap prestasi belajar akuntansi. Maka faktor internal kesulitan belajar akuntansi memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap prestasi belajar akuntansi dibandingkan dengan faktor eksternal kesulitan belajar akuntansi. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar siswa meningkatkan motivasi terhadap mata pelajaran akuntansi mengubah persepsi terhadap materi akuntansi memperbaiki cara belajar agar kesulitan belajar dapat diperkecil serta menjaga kesehatan agar proses pembelajaran dapat berlangsung efektif. Hal ini dilakukan dengan cara bertanya kepada guru pengajar mata pelajaran akuntansi mengenai materi yang tidak dipahami dan membaca kembali materi yang telah disampaikan. Selain itu untuk guru pengajar akuntansi disarankan untuk lebih sering memberikan contoh pengerjaan soal dan membahas penyelesaian soal latihan atau tugas yang telah diberikan kepada siswa. Untuk pengelola perpustakaan disarankan untuk menambah koleksi buku-buku akuntansi. Sedangkan keluarga siswa untuk selalu memotivasi dan mendukung dalam pembelajaran putra-putrinya baik dalam lingkungan keluarga maupun sekolah.