UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Sintesis dan karakterisasi senyawa kompleks dari ion logam seng(II) dan kobal(II) dengan ligan isokuinolin dan tiosianat / Gusti Made Chandra Puspita Rini

Rini, Gusti Made Chandra Puspita - Nama Orang;

Abstrak
Penelitian dalam bidang senyawa koordinasi berkembang sangat pesat untuk memperoleh senyawa-senyawa baru yang mempunyai sifat khusus. Sintesis senyawa kompleks untuk memperoleh material yang bersifat magnetik merupakan salah satu yang berkembang baik senyawa kompleks berion pusat tunggal maupun berion pusat dua. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis senyawa kompleks menggunakan garam seng(II) dan kobalt(II) dengan ligan isokuinolin dan tiosianat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Kimia Universitas Negeri Malang. Sintesis senyawa kompleks pada penelitian ini dilakukan dengan metode reaksi langsung. Sintesis dilakukan dalam dua tahap yaitu reaksi antara Zn(II) dengan isokuinolin (1 2) kemudian senyawa kompleks yang dihasilkan direaksikan dengan senyawa kompleks [Co(SCN)6]4- yang diperoleh dari reaksi Co(II) dan KSCN dengan perbandingan (1 6). Proses kristalisasi dilakukan pada suhu ruang dengan cara penguapan perlahan. Tahap karakterisasi senyawa kompleks meliputi penentuan titik lebur penentuan panjang gelombang maksimum dengan spektroskopi UV-VIS penentuan bilangan koordinasi menggunakan metode Job s penentuan gugus fungsi dengan spektroskopi IR uji kualitatif uji SSA( Spektroskopi Serapan Atom ) dan uji konduktifitas. Tahap terakhir adalah penentuan moment magnet dengan menggunakan Magnetic Susceptibility Balance (MSB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sintesis senyawa kompleks untuk garam seng(II) dan kobalt(II) dengan ligan isokuinolin dan kalium tiosianat adalah reaksi langsung. Kristal senyawa kompleks yang diperoleh dari reaksi antara seng(II)nitrat dan ligan isokuinolin dengan kobalt sulfat dan garam kalium tiosianat berwarna biru tua (senyawa kompleks I) sedangkan seng(II)nitrat dan ligan isokuinolin dengan kobalt(II)nitrat dan garam kalium tiosianat berwarna biru tua (senyawa kompleks II). Senyawa kompleks I mempunyai titik lebur 177-179oC dan rendemen 6 91% sedangkan senyawa kompleks II mempunyai titik lebur 180-181oC dengan rendemen 7 35%. Dari hasil penentuan 955 max diperoleh serapan maksimum pada 318 nm untuk senyawa kompleks I dan 321 nm untuk senyawa kompleks II. Harga momen magnet senyawa kompleks sebesar 1 16 BM yang berarti bersifat paramagnetik. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa senyawa kompleks I relatif sama dengan senyawa kompleks II yang diprediksi mempunyai rumus molekul K2[Zn(isokuinolin)2(H2O)3][Co(SCN)4]. Rumus struktur senyawa tersebut belum ditentukan dengan Difraksi sinar-X karena keterbatasan alat.


Informasi Detail
DDC
Rs 546.6542 RIN s
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2008.
Deskripsi Fisik
xiii, 112 hlm. : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02077/KI/08
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2008
Subjek
1. SENYAWA KOMPLEKS ION LOGAM
Pembimbing
1. I WAYAN DASNA ; 2. MUHADI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik