Skripsi
Analisis perbedaan abnormal return, risiko, dan trading volume activity saham sebelum dan sesudah dikeluarkannya Perda DKI Jakarta No. 2/2006 pada perusahaan rokok yang listing di BEI / Ali Mas\'ud
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah adanya salah satu isu lingkungan hidup yang banyak dibicarakan oleh investor adalah adanya larangan merokok di muka umum. Ketentuan larangan merokok di muka umum yang sedang dicanangkan di Jakarta telah dicantumkan dalam Peraturan Daerah No. 2/2006 yang berhasil dilaksanakan dan mulai diberlakukan pada tanggal 4 Februari 2006 yang lalu. Dengan adanya Perda tersebut maka diasumsikan akan mengakibatkan menurunnya jumlah perokok. Menurunnya jumlah perokok akan mengakibatkan menurunnya tingkat penjualan rokok. Tingkat penjualan rokok yang menurun akan mengakibatkan penurunan pendapatan dan laba yang diperoleh oleh perusahaan rokok. Penurunan laba tersebut akan mengakibatkan penurunan dividen yang dibagi sehingga akan mempengaruhi keputusan investor (investor mengalami penurunan) yang mengakibatkan turunnya harga saham. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana kondisi abnormal return risiko dan trading volume activity saham sebelum dan sesudah dikeluarkannya Perda DKI Jakarta No. 2/2006. Serta apakah terdapat perbedaan abnormal return risiko dan trading volume activity antara sebelum dan sesudah dikeluarkannya Perda pada perusahaan rokok yang listing di BEI. Pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan teknik sensus sampling. Sampel penelitian ini adalah perusahaan rokok yang listing di BEI. Periode pengamatan adalah selama 60 hari yaitu 30 hari sebelum peristiwa dan 30 hari sesudah peristiwa. Data abnormal return risiko dan trading volume activity saham dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik pengujian statistik uji rata-rata dari dua kelompok sampel berpasangan (Paired Two Sample for Means Test) jika data normal. Sedangkan jika data tidak normal maka menggunakan teknik statistik non parametrik yaitu Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kondisi abnormal return risiko dan trading volume activity saham sebelum dan sesudah dikeluarkannya Perda DKI Jakarta No. 2/2006 menunjukkan fluktuatif fluktuatif cenderung stagnan dan fluktuatif cenderung menurun. Selain itu dalam pengujian selanjutnya diperoleh hasil bahwa tidak terdapat perbedaan abnormal return risiko dan trading volume activity sebelum dan sesudah dikeluarakannya Perda DKI Jakarta No. 2/2006. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar perusahaan harus memperhatikan adanya informasi yang beredar di masyarakat lebih cermat karena terbukti kandungan informasi dari Perda No. 2/2006 tidak mempengaruhi perilaku konsumen untuk berubah tidak merokok karena larangan untuk tidak merokok hanya di tempat umum saja agar investor untuk tidak perlu kuatir dalam kegiatan investor dalam berinvestasi pada perusahaan rokok karena terbukti dengan dikeluarkannya Perda No. 2/2006 tidak mempengaruhi perilaku konsumen untuk tetap merokok. dan agar peneliti selanjutnya disarankan untuk memperbanyak rentangan waktu penelitian serta hendaknya ditambahkan data market share rokok di Jakarta