UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kepadatan populasi wereng daun teh (Empoasca sp.) pada tanaman teh (Camellia sinensis L.O.K.) klon assamica datar di perkebunan teh Wonosari Singosari Kabupaten Malang pada musim kemarau dan musim penghujan / Khusnul Aisyah

Aisyah, Khusnul - Nama Orang;

Abstrak
Teh merupakan salah satu komoditi unggulan terbesar di Indonesia dan dapat dijadikan sebagai sumber devisa negara. Sejak tahun 1998 di perkebunan teh Jawa Barat telah muncul hama baru yaitu Wereng Daun Teh Empoasca sp. Akibat serangan hama wereng tersebut produksi teh mengalami penurunan sampai 50% dalam 45 hari (Dharmadi 1999 257). Beberapa cara untuk mengendalikan hama Empoasca sp. adalah sanitasi peralatan panen pemangkasan tanaman teh pengendalian hama dengan menggunakan musuh alami (predator). Populasi serangga hama di alam tergantung pada faktor cuaca yaitu curah hujan suhu dan faktor biotik seperti jumlah dan kualitas makanan musuh alami dan kompetisi antar atau inter spesies (Widayat 1987 16). Tujuan dari penilitian ini adalah 1) mengkaji kepadatan populasi Emposca sp. pada tanaman teh (Camellia sinensis L. O. K.) klon Assamica datar pada musim kemarau dan musim penghujan 2) mengetahui faktor abiotik yang berhubungan dengan kepadatan populasi Empoasca sp. di kebun teh Wonosari Singosari Kabupaten Malang pada musim kemarau dan musim penghujan. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif eksploratif. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober - November 2007 dan pada bulan Maret April 2008. Tempat penelitian berada di Kebun Teh Wonosari Singosari Malang dan di Ruang Ekologi Jurusan Biologi UM. Data yang diamati adalah kepadatan populasi Empoasca sp. yang meliputi dari fase telur nimfa dan imago pada daun bagian peko daun muda dan daun tua di klon Assamica datar. Faktor lingkungan yang diukur adalah suhu udara kelembapan udara intensitas cahaya kecepatan angin dan curah hujan. kepadatan populasi Empoasca sp. dihitung berdasarkan jumlah individu / bagian daun / periode pengambilan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada klon Assamica datar rerata kepadatan populasi Empoasca sp. fase imago yaitu 0.5 ind/ daun rerata fase nimfa 0.7 ind/ daun dan fase telur 0 individu/daun. Sedangkan pada musim penghujan jumlah rerata kepadatan populasi Empoasca sp. fase imago yaitu 0.3 ind/ daun rerata fase nimfa 0.3 ind/ daun. Selama pemetikan Empoasca sp. fase telur tidak ditemukan. Faktor abiotik yang memberikan sumbangan terbesar pada kepadatan populasi Empoasca sp. adalah curah hujan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar diadakan penelitian lebih lanjut mengenai kepadatan populasi Wereng Daun Teh (Empoasca sp.) pada tanaman teh (Camellia sinensis L. O. K.) klon TRI 2025 dan TRI 2024 di Kebun Teh Wonosari Singosari Malang pada musim kemarau dan musim penghujan serta diadakan penelitian lebih lanjut tentang daya serang Wereng Daun Teh (Empoasca sp.) pada tanaman teh atau tanaman lain.


Informasi Detail
DDC
Rs 583.624 AIS k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2008.
Deskripsi Fisik
vii, 61 hlm. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02225/KI/08
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2008
Subjek
1. TEH (TANAMAN) - WERENG
Pembimbing
1. FATCHUR ROHMAN ; 2. SULISETIJONO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik