Skripsi
Pengaruh EVA (Economic Value Added), MVA (Market Value Added) dan ROI (Return on Investment) terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur yang listing di BEI periode 2005-2007 / Vina Afriana Fauzia
Abstrak
ABSTRAK Fauzia Vina Afriana. 2008. Pengaruh EVA (Economic Value Added) MVA (Market Value Added) dan ROI (Return On Investment) Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia. Skripsi Program Studi Manajemen Keuangan Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1)Soebagyo SE SH MM dan (2)Lulu Nurul Istanti S.E M.M. Kata Kunci economic value added market value added return on investment harga saham EVA merupakan analisis kinerja keuangan yang mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan nilai tambah bagi para investor. MVA(Market Value Added) merupakan selisih antara nilai pasar dengan modal yang diinvestasikan oleh investor. ROI (Return On Investment) merupakan rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktiva yang digunakan untuk operasi perusahaan guna menghasilkan keuntungan. Harga saham merupakan nilai saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar. Perubahan harga saham merupakan pencerminan faktor-faktor fundamental ekonomi makro maupun keuangan internal perusahaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsi korelasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja perusahaan berdasarkan analisis EVA MVA ROI. Disamping itu juga untuk mengetahui pengaruh EVA MVA ROI terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang termasuk dalam 50 biggest market capitalization di Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian ini meliputi semua perusahaan manufaktur yang masuk dalam 50 biggest market capitalization di Bursa Efek Indonesia untuk tahun 2005-2007. Sedangkan sampel perusahaan terdiri dari 12 perusahaan. Pemilihan sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposive random samplingi. Periode pengamatan selama 3 tahun yaitu 2005-2007. Data yang di gunakan terdiri dari laporan keuangan dalam annual report dan index capital market directory dan closing price tahun 2005-2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil nilai EVA dari 12 sampel penelitian sebanyak 11 perusahaan memiliki EVA positif sedangkan 1 perusahaan bernilai negatif. Nilai MVA menunjukkan bahwa dari 12 sampel penelitian hanya 1 perusahaan mempunyai nilai MVA positif sedangkan 11 perusahaan lainnya memiliki MVA negatif. Sedangkan nilai ROI menunjukkan bahwa dari 12 sampel penelitian menpunyai nilai ROI positif. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa variabel EVA MVA ROI berpengaruh signifikan dengan harga saham sedangkan secara parsial dari tiga variabel bebas tersebut variabel MVA dan ROI yang memiliki pengaruh terhadap harga saham. Saran bagi peneliti selanjutnya sebaiknya dilakukan penambahan terhadap jumlah sampel dan periode pengamatan penelitian. Di samping itu juga sebaiknya jumlah variabel independen dari penelitian ditambah dengan variabel kinerja keuangan yang lain. Bagi perusahaan sebaiknya melakukan analisis kinerja keuangan dengan konsep EVA karena EVA sangat memperhatikan biaya modal yang menyangkut kepentingan perusahaan maupun kepentingan penyandang dana. Jika analisis rasio keuangan menilai dari segi operasional dan keuangan internal perusahaan analisis EVA lebih mengarah pada perhitungan laba riil perusahaan yang di ukur dengan kemampuan memberikan tingkat pengembalian investasi sesuai dengan harapan investor. Perusahaan sebaiknya mencantumkan nilai EVA dalam laporan keuangan yang di publikasikan.