Skripsi
Pengaruh harga saham dan volume perdagangan saham terhadap bid-ask spread sebelum dan sesudah stock split pada perusahaan go public yang listing di BEI tahun 2006 / Yahya Agung Wibowo
Abstrak
ABSTRAK Wibowo Yahya Agung. 2008. Pengaruh Harga Saham dan Volume Perdagangan Saham Terhadap Bid-ask Spread Sebelum dan Sesudah Stock Split pada Perusahaan Go Public yang Listing di BEI Tahun 2006. Skripsi Program Studi Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Bambang Banu Siswoyo M.M (II) Lulu Nurul Istanti S.E M.M Kata kunci Harga Saham Volume Perdagangan Saham Bid-Ask Spread dan Stock Split Investasi pada hakekatnya merupakan penempatan sejumlah dana pada saat ini dengan harapan untuk memperoleh keuntungan dimasa yang akan datang. Investasi yang ditanamkan dapat berupa saham obligasi dan beberapa derivatif lain. Saham diperjualbelikan di pasar modal oleh pialang saham yang manjadi anggota bursa efek. Dari transaksi saham yang dilakukan memunculkan perbedaan atau selisih yang disebut Bid-Ask Spread. Dan informasi memegang peranan sangat penting dalam melakukan transaksi di pasar modal. Karena informasi dapat digunakan untuk mengambil keputusan oleh para investor untuk memilih portofolio investasi yang efisien. Salah satunya adalah stock split yang merupakan pemecahan selembar saham menjadi n lembar saham. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kondisi harga saham volume perdagangan saham dan bid-ask spread sebelum dan sesudah stock split. Dan untuk mengetahui pengaruh harga saham volume perdagangan saham terhadap bid-ask spread secara parsial sebelum dan sesudah stock split serta mengetahui pengaruh harga saham volume perdagangan saham terhadap bid-ask spread secara simultan sebelum dan sesudah stock split pada perusahaan go public yang listing di BEI tahun 2006. Penelitian ini digolongkan ke dalam penelitian eksplanasi yaitu penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya. Populasi sebanyak 11 perusahaan yaitu perusahaan go public yang listing di BEI dan melakukan stock split pada tahun 2006. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 8 perusahaan yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Pemilihan sampel dengan teknik purposive sampling. Dengan periode observasi yang digunakan adalah 4 minggu sebelum dan 4 minggu sesudah stock split. Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif dan merupakan data sekunder yang diperoleh Pojok BEJ (JSX corner) unibraw. Kondisi harga saham sebelum stock split mengalami tren penurunan yang landai sedangkan sesudah stock split mengalami tren peningkatan yang lambat. Kondisi volume perdagangan saham sebelum stock split mengalami tren penurunan yang landai sedangkan sesudah stock split mengalami tren peningkatan yang lambat. Kondisi bid-ask spread sebelum stock split mengalami tren peningkatan yang cukup tajam sedangkan sesudah stock split mengalami tren penurunan yang cukup tajam. Hasil penelitian sebelum stock split yang diperoleh adalah secara parsial harga saham berpengaruh signifikan terhadap bid-ask spread volume perdagangan saham berpengaruh signifikan terhadap bid-ask spread. Sedangkan secara simultan harga saham dan volume perdagangan saham mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap bid-ask spread. Begitu pula hasil penelitian yang dilakukan sesudah stock split hasil penelitian ini secara parsial harga saham berpengaruh signifikan terhadap bid-ask spread volume perdagangan saham berpengaruh signifikan terhadap bid-ask spread. Sedangkan secara simultan harga saham dan volume perdagangan saham mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap bid-ask spread. Saran bagi perusahaan perusahaan harus dapat menganalisa dengan hati-hati dalam menentukan langkah yang diambil dalam menentukan kebijakan atas peristiwa stock split. Investor juga harus dapat menganalisa keputusan dengan hati-hati dalam menanamkan modalnya dan memperhitungkan risiko dari peristiwa stock split. Bagi penelitian selanjutnya hendaknya jumlah sampel dan periode lebih banyak variabel penelitian yang potensial memberikan kontribusi terhadap bid-ask spread juga ditambah.