Skripsi
Isolasi, karakterisasi minyak ikan salmon trout (Salmo trutta Linnaeus) dan identifikasi asam lemaknya / Sasi Yudhanti
Abstrak
ABSTRAK Yudhanti Sasi. 2008. Isolasi Karakterisasi Minyak Ikan Salmon Trout (Salmo trutta Linnaeus) dan Identifikasi Asam Lemaknya. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sutrisno M.Si. (II) Drs. Dermawan Afandy M.Pd. Kata kunci Karakterisasi identifikasi asam lemak minyak ikan salmon trout. Bahan makanan yang bergizi tinggi sangat diperlukan untuk memasok zat-zat-zat yang tidak dapat disintesis oleh tubuh. Salah satu zat ini adalah asam lemak esensial khususnya asam lemak omega-3. Bahan makanan yang mengandung asam lemak omega-3 salah satunya adalah ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen hasil isolasi karakteristik dan kandungan asam lemak penyusun minyak ikan salmon trout. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik yang dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang dan Laboratorium Kimia Organik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Ikan yang dijadikan sebagai objek penelitian adalah ikan salmon trout (Salmo trutta Linnaeus) yang diperoleh di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan daging ikan salmon trout kering dan diekstraksi dengan metode Soxhlet dengan pelarut n-heksana. Minyak ikan hasil isolasi dikarakterisasi harga indeks bias bilangan penyabunan dan bilangan iodnya. Asam lemak penyusun minyak ikan salmon trout dapat diidentifikasi dengan terlebih dahulu mengubahnya menjadi metil ester. Pengubahan dilakukan melalui reaksi trans-esterifikasi dengan metanol berkatalis borontrifluorida. Hasil trans-esterifikasi ini selanjutnya diinjeksikan pada kromatografi gas-spektrometer massa (GC-MS) untuk mengidentifikasi asam lemak penyusun minyak ikan salmon trout. Hasil penelitian menunjukkan (1) rendemen isolasi minyak ikan salmon trout sebesar 24 01% dari bobot daging ikan salmon trout kering atau 5 94% dari bobot daging ikan salmon trout basah. (2) minyak ikan salmon trout memiliki indeks bias (25oC) sebesar 1 476 bilangan penyabunan 186 065 dan bilangan iod150 588. (3) Hasil identifikasi asam lemak penyusun minyak ikan salmon trout menunjukkan adanya 36 komponen asam lemak penyusunnya. Sepuluh komponen utama penyusunnya adalah asam tetradekanoat (asam miristat) (5 04%) asam 9-heksadekenoat (asam palmitoleat) (6 04%) asam heksadekanoat (asam palmitat) (20 37%) asam 11-oktadekenoat (asam vaksenat) (22 00%) asam 5 8 11 14 17-eikosapentaenoat EPA (10 78%) yang banyak dimanfaatkan dalam bidang medis asam 9 12-oktadekadienoat (4 62%) asam oktadekanoat (asam stearat) (3 75%) asam 12-oktadekenoat (3 15%) asam 5 11 14 17-eikosatetraenoat (1 17%) dan asam 9-oktadekenoat (asam oleat) (5 01%).