UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Otomatisasi mesin penetas telur berbasis mikrokontroller dengan aplikasi sensor suara, LCD, dan alarm / Yanuar Ghita T.N.S.

Ghita T.N.S., Yanuar - Nama Orang;

Abstrak
Mesin penetas telur merupakan mesin yang berfungsi untuk mengambil alih tugas mengerami dari seekor induk ayam dalam mengerami telur-telur yang dibuahi dari hasil persilangan atau perkawinan dengan pejantan. Mesin penetas yang ada bekerja dalam pengontrolan suhu pembalikan rak telur tetapi tidak menggunakan sistem penginformasian telur yang telah menetas. Perencanaan otomatisasi mesin penetas telur berbasis mikrokontroler dengan aplikasi sensor suara LCD dan alarm ini menggunakan unit kontrol sistem (ATMEGA8) unit pendeteksi ayam (sensor suara) unit pendetaksi suhu (LM35) unit pembalik rak telur (driver motor stepper)dan unit penginformasi (LCD M1632 dan Alarm). Alat ini menggunakan sensor suara sebagai pendeteksi suara ayam yang telah menetas dan mikrokontroler ATMEGA8 sebagai pengendali utama keseluruhan rangkaian dengan menggunakan bahasa C sebagai programnya. Sensor suhu LM35 digunakan untuk mendeteksi perubahan suhu dalam mesin penetas. LCD dan alarm digunakan sebagai alat penginformasi telur yang telah menetas. Pengujian pada unit pendeteksi suhu (LM35) sensor dapat berfungsi dengan baik walaupun masih terdapat sedikit kesalahan dalam menerjemahkan suhu. Pengujian pada unit pendeteksi ayam (sensor suara) frekuensi suara yang diterima oleh sensor suara mampu direspon dengan baik oleh tone decoder. LCD mampu menampilkan data berupa hari waktu suhu dan menginformasikan ayam yang menetas. Driver motor stepper mampu bekerja sesuai dengan hari yang ditentukan serta mampu membalik rak telur 3 (tiga) kali dalam sehari. Operasi keseluruhan alat bekerja sesuai dengan perencanaan. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil pengujian adalah sebagai berikut (1) suhu dalam mesin penetas adalah 38 33oC 38 89oC 39 45oC 40 00oC 40 56oC (2) pembalikan rak telur dilakukan 3 (tiga) kali dalam sehari dan beroperasi sesuai dengan hari yang ditentukan (3) frekuensi suara yang terdeteksi condenser akan dicocokkan dengan frekuensi suara pada tone decoder dan jika tone decoder berlogika 1 berarti ada ayam yang menetas (4) LCD mampu menampilkan data yang berupa hari waktu suhu dan informasi ayam yang menetas.


Informasi Detail
DDC
Rp 656.508 GHI o
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Teknik Elektronika, 2008.
Deskripsi Fisik
ix, 97 + [4] hlm : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02199/KI/08
Edisi
Tugas Akhir (D3 Teknik Elektronika)--Universitas Negeri Malang, 2008
Subjek
1. MESIN PENETAS TELUR OTOMATIS
Pembimbing
1. HERU WAHYU HERWANTO ; 2. DYAH LESTARI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik