Skripsi
Penerapan metode bermain peran dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Inggris siswa kelas VII SMP Negeri 2 Paciran Lamongan / Nofi Laelatul Mukaromah
Abstrak
Pembelajaran adalah proses belajar mengajar yang di dalamnya terdapat beberapa aktivitas dan penyajian informasi yang dirancang oleh guru untuk membantu memudahkan siswa belajar. Proses belajar akan berjalan dengan baik dan kreatif jika guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk berparisipasi aktif dalam pembelajaran. Rendahnya prestasi belajar bahasa Inggris siswa di karenakan kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran. Selama pembelajaran bahasa Inggris guru hanya menunjuk beberapa siswa untuk berdialog menggunakan bahasa Inggris di tempat duduk. Hal tersebut yang menjadi acuan dalam penerapan metode bermain peran yang di perankan siswa di depan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar bahasa Inggris siswa kelas VII C SMP Negeri 2 Paciran Lamongan dengan penerapan metode bermain peran. Untuk mencapai maksud tersebut penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 2 Paciran Lamongan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah tes hasil belajar dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan teknik rata-rata (mean) dan uji-t (t-test). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penggunaan metode bermain peran dalam penelitian ini dapat meningkatkan prestasi belajar siswa karena dengan menggunakan metode bermain peran hasil belajar bahasa Inggris siswa meningkat suasana kelas menjadi hidup karena dapat menarik perhatian siswa dengan memainkan peranan di depan kelas serta dapat melatih keberanian siswa untuk berbahasa Inggris). (2) Penggunaan metode bermain peran dapat meningkatkan prestasi belajar bahasa Inggris siswa kelas VII SMP Negeri 2 Paciran materi pokok perkenalan diri dan kebutuhan sehari-hari. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan rata-rata skor hasil pre test 67 6 % meningkat menjadi 78 07 % pada siklus 1 sedangkan pada siklus 2 rata-rata skor sudah dapat mengalami peningkatan menjadi sebesar 10 47 yaitu dari rata-rata skor 57 7 % naik menjadi 77 4 % jadi peningkatan rata-rata skor hasil belajar dari pre test siklus 2 adalah sebesar 19 7. Berdasarkan simpulan dan hasil pengamatan maka disampaikan saran-saran sebagai berikut (1) penerapan metode bermain peran diharapkan mampu menjadi alternatif bagi guru untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Inggris siswa yang lebih menyenangkan teratur dan lebih menarik sehingga dapat menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan (2) pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan metode bermain peran dapat digunakan untuk mengembangkan keaktifan siswa dalam kelas serta mampu menghilangkan rasa nervous dan justru membangkitkan rasa percaya diri bagi siswa yang rendah rasa percaya dirinya.