UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Efisiensi biaya pengolahan bahan baku guna meminimalkan waste pada PT Industri Sandang Nusantara Unit Patal Lawang / Novita Fitri Andayani

Andayani, Novita Fitri - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Andayani Novita Fitri. 2008. Efisiensi Biaya Pengolahan Bahan Baku Guna Meminimalkan Waste pada PT Industri Sandang Nusantara Unit Patal Lawang Malang. Tugas Akhir Jurusan D-III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Hj. Sutatmi S.E M.Pd M.Si Ak. Kata Kunci pengolahan bahan baku waste. PT Industri Sandang Nusantara Unit Patal Lawang merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pertekstilan (pemintalan benang). Komponen penting dalam proses produksinya adalah bahan baku. Perusahaan ini menggunakan bahan baku berupa cotton dan rayon. Ada beberapa faktor yang berpengaruh dalam pengolahan bahan baku diantaranya adalah mesin pemintalan benang jenis bahan baku dan Sumber Daya Manusia (SDM). Dari hasil analisis data yang saya lakukan dapat diketahui bahwa standar kuantitas bahan baku yang akan digunakan untuk produksi untuk produk jenis cotton pada tahun 2005 2006 dan 2007 adalah 3.962 bale 8.055 bale dan 11.568 bale. Sedangkan standar kuantitas bahan baku yang akan digunakan untuk produksi untuk produk jenis rayon pada tahun 2005 2006 dan 2007 adalah 6.451 bale 1.095 bale 953 bale. Selisih harga bahan baku dari tahun ke tahun juga mengalami nilai yang kurang menguntungkan dari tahun 2005 2006 dan 2007 untuk produk cotton adalah Rp 69.691.314.290 Rp 2.095.350.072.000 dan Rp 2.132.039.253.000. sedangkan untuk produk rayon dari tahun 2005 2006 dan 2007 adalah Rp 742.610.557.700 Rp 97.794.767.740 dan Rp 4.137.611.243 dimana dari selisih harga bahan baku tersebut dapat berakibat pada kerugian bagi perusahaan. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat diketahui bahwa kuantitas bahan baku yang akan digunakan untuk produksi untuk jenis cotton maupun jenis rayon mengalami kenaikan maupun penurunan. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kualitas bahan baku yang kurang bagus menurunnya selera konsumen keterbatasan ketersediaan bahan baku dan sebagainya. Meskipun waste yang dihasilkan dari proses produksi menjadi hak bagi Patal Lawang akan tetapi karena adanya tuntutan profesionalisme kontrak kerja dengan pemasok bahan baku maka produksi waste harus dapat ditekan seminimal mungkin. Upaya yang bisa dilakukan oleh manajemen PT Industri Sandang Nusantara Unit Patal Lawang untuk meminimalkan produksi waste adalah dengan melakukan pengawasan produksi yang lebih ketat penggunaan kapasitas mesin secara maksimal melakukan perawatan mesin secara teratur agar tidak mengganggu proses produksi serta meningkatkan kedisiplinan karyawan sehingga dapat bekerja sesuai dengan jam kerja yang telah ditetapkan.


Informasi Detail
DDC
Rp 657.42 AND e
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Akuntansi, 2008.
Deskripsi Fisik
viii, 74 + [11] hlm : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02358/KI/08
Edisi
Tugas Akhir (D3 Akuntansi)--Universitas Negeri Malang, 2008
Subjek
1. AKUNTANSI BIAYA - BAHAN BAKU
2. WASTE

Pembimbing
1. SUTATMI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik