Skripsi
Pengaruh pemahaman guru ekonomi tentang KTSP terhadap penerapan KTSP pada pelajaran ekonomi di SMP Negeri sekota Probolinggo / Rya Puspa Rachmannyta
Abstrak
ABSTRAK Rachmannyta Rya Puspa. 2008. Pengaruh Pemahaman Guru Ekonomi Tentang KTSP Terhadap Penerapan KTSP Pada Pelajaran Ekonomi Di SMP Negeri Sekota Probolinggo. Skripsi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Sapir S.Sos M.Si. Pembimbing (II) Drs. A. Ali Wafa. Kata Kunci Pemahaman Guru Tentang KTSP KTSP Penerapan KTSP Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum merupakan salah satu hal penting dalam rangka perwujudan pendidikan nasional. Kurikulum sebagai rancangan pembelajaran memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam keseluruhan kegiatan pembelajaran. Demi terwujudnya tujuan pendidikan nasional pembaruan kurikulum sering dilakukan hingga saat ini diberlakukan adanya kurikulum baru 2006 (KTSP). Tercapainya penerapan KTSP yang baik tidak terlepas dari peran guru sebagai motor (penggerak) pendidikan. Guru sebagai ujung tombak pembelajaran bagi siswa karena di pundak guru keberhasilan pembelajaran dipertaruhkan. Maka sangatlah penting artinya keterbukaan guru terhadap KTSP yang dapat diwujudkan dalam pemahaman baik tentang konsep KTSP persiapan mengajar KTSP maupun pelaksanaan kegiatan pembelajaran sesuai KTSP demi terwujudnya tujuan KTSP khususnya dan tujuan pendidikan nasional pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemahaman guru ekonomi tentang KTSP terhadap penerapan KTSP pada pelajaran ekonomi di SMP Negeri se kota Probolinggo. Variabel independen (bebas) pada penelitian ini terdiri dari pemahaman guru tentang konsep KTSP (X1) pemahaman guru tentang persiapan mengajar sesuai KTSP (X2) dan pemahaman guru tentang pelaksanaaan kegiatan pembelajaran sesuai KTSP (X3) sedangkan variabel dependen (terikat) adalah penerapan KTSP pada pelajaran ekonomi (Y). Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Analisis data berupa analisis deskriptif dan regresi linear berganda. Penentuan sampel penelitian adalah sampling jenuh. Subyek penelitian sejumlah 30 orang guru ekonomi yang diambil dari seluruh jumlah populasi guru ekonomi di SMP Negeri se kota Probolinggo. Hasil analisis deskriptif dari penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru ekonomi tentang konsep KTSP termasuk dalam klasifikasi sedang yaitu sebesar 43 33 % guru. Pemahaman guru ekonomi tentang persiapan mengajar sesuai KTSP termasuk dalam klasifikasi rendah yaitu sebesar 43 33 % guru. Pemahaman guru ekonomi tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran sesuai KTSP termasuk dalam kalsifikasi rendah yaitu sebesar 43 33 % guru sedangkan penerapan KTSP pada pelajaran ekonomi di SMP Negeri se kota Probolinggo termasuk dalam klasifikasi cenderung rendah dengan nilai prosentase sebesar 23 33 %. Dari hasil analisis regresi linear bergandanya dengan taraf kesalahan 5 % (sig 945 0 05) diketahui bahwa variabel X1 mempunyai nilai sig t (0 237) sig 945 (0 05) dan nilai t hitung (1 211) t tabel (2 055) sehingga dapat dikatakan secara parsial pemahaman gurur ekonomi tentang konsep KTSP tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap penerapan KTSP pada pelajaran ekonomi di SMP Negeri se kota Probolinggo (Y). Pemahaman guru ekonomi tentang persiapan mengajar sesuai KTSP mempunyai nilai sig t (0 452) sig 945 (0 05) dan nilai t hitung (0 764) t tabel (2 055) sehingga dapat dikatakan secara parsial variabel X2 tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerapan KTSP pada pelajaran ekonomi di SMP Negeri se kota Probolinggo (Y). Pemahaman guru ekonomi tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran sesuai KTSP mempunyai nilai sig t (0 007) sig 945 (0 05) dan nilai t hitung (2 953) t tabel(2 055) sehingga dapat dikatakan secara parsial pemahaman guru ekonomi tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran sesuai KTSP mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerapan KTSP pada pelajaran ekonomi di SMP Negeri se kota Probolinggo (Y). Dari hasil diatas dapat diketahui bahwa variabel yang paling dominan mempengaruhi variabel Y adalah variabel X3. Selain itu dari hasil analisis regresi linear berganda juga dapat diketahui bahwa variable X1 X2 X3 secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig f (0 011) sig 945 (0 05) dan nilai f hitung (4 550) f tabel (2 975). Sedangkan besarnya kontribusi yang diberikan variabel X1 X2 X3 ditunjukkan dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0 269 atau 26 9 % sedangkan sisanya sebesar 0 731 atau 73 1 % dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa X1 X2 X3 secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Y. Secara parsial variabel X3 berpengaruh paling dominan terhadap Y. Peneliti mengharapkan kepada guru khususnya guru ekonomi untuk lebih berupaya terbuka menerima pemberlakuan kurikulum baru 2006 (KTSP) demi tercapainya tujuan pendidikan nasional. Selain itu peneliti juga mengharapkan sekolah sebagai lembaga pendidikan memberikan kesempatan berkembangnya KTSP di sekolah secara lebih luas agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten. Sedangkan bagi peneliti selanjutnya yang ingin melaksanakan penelitian serupa diharapkan memperluas variabel penelitiannya agar dapat mengungkap hal-hal tentang KTSP yang belum terungkap dari penelitian ini sehingga hasil penelitiannya dapat lebih relevan dengan fakta pendidikan yang ada.