Skripsi
Pengaruh fasilitas, iklim sosial sekolah dan kebiasaan belajar terhadap prestasi akademik siswa di Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang / Wahyu Pamungkas Handayani
Abstrak
ABSTRAK Handayani Wahyu Pamungkas. 2008. Pengaruh Fasilitas Belajar Iklim Sosial Sekolah dan Kebiasaan Belajar Siswa terhadap Prestasi Akademik Siswa di Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang. Skripsi Jurusan Akuntansi Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Sunaryanto M.Ed (2) Sriyani Mentari S.Pd MM Kata Kunci Fasilitas Belajar Iklim Sosial Sekolah Kebiasaan Belajar Prestasi Akademik Belajar merupakan kunci utama dalam pencapaian prestasi akademik siswa dengan belajar diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu membawa perubahan (agent of change). Keberhasilan belajar seorang siswa ditentukan oleh banyak faktor baik dari luar maupun dalam diri siswa itu sendiri. Ketersediaan fasilitas belajar siswa di sekolah merupakan salah satu contoh faktor luar tersebut. Namun apabila tidak diikuti dengan pemanfaatan fasilitas tersebut maka tidak akan banyak membantu memaksimalkan prestasi akademik siswa. Selain fasilitas belajar yang ada di sekolah iklim sosial yang terbentuk di sekolah juga ikut menentukan keberhasilan siswa meraih prestasi akademik yang maksimal. Pencitraan (image) siswa dan masyarakat tentang sekolah pelaksanaan tata tertib hubungan antar civitas sekolah dan lingkungan dari sekolah itu sendiri merupakan satu kesatuan implementasi dari iklim sosial sekolah. Dalam belajar siswa juga memiliki tipe yang berbeda-beda yang dirasa lebih mempermudahnya untuk memahami materi pelajaran. Tipe tersebut dilakukan berulang-ulang hingga membentuk sebuah kebiasaan dalam belajar. Kebiasaan belajar ini juga merupakan salah satu faktor dari dalam diri siswa yang dapat menimbulkan prestasi akademik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ketiga faktor diatas dalam pencapaian prestasi akademik siswa yang maksimal. Penelitian ini mempunyai dua variabel bebas (X) yaitu ketersediaan fasilitas di sekolah (X ) dan iklim sosial yang terbentuk di sekolah (X ) satu variabel intervening yaitu kebiasaan belajar siswa (Y) serta satu variabel terikat yaitu prestasi akademik siswa (Z). Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS tahun ajaran 2007/2008 Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang yang terbagi dalam tiga kelas dan berjumlah 102 siswa. Data diperoleh dari penyebaran angket tertutup yang dihitung dengan menggunakan skala likert. Analisis data yang digunakan adalah path analysis (analisis jalur) dengan bantuan software SPSS 13.00 for windows. Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) siswa MAN 3 Malang kelas XI IPS tahun ajaran 2007/2008 beranggapan bahwa ketersediaan fasilitas belajar di sekolah tersebut memadai baik dari kualitas maupun kuantitasnya yaitu 71 6%. (2) siswa MAN 3 Malang kelas XI IPS tahun ajaran 2007/2008 beranggapan bahwa iklim sosial yang terbentuk di sekolah tersebut kondusif untuk berlangsungnya proses belajar mengajar yaitu 59 8%. (3) siswa MAN 3 Malang kelas XI IPS tahun ajaran 2007/2008 beranggapan bahwa kebiasaan belajar mereka efektif. (4) siswa MAN 3 Malang kelas XI IPS tahun ajaran 2007/2008 memiliki prestasi akademik sedang pada mata pelajaran akuntansi yaitu 59 8% dari jumlah sampel penelitian. (5) secara langsung terdapat pengaruh positif ketersediaan fasilitas belajar di sekolah terhadap kebiasaan belajar siswa kelas XI IPS tahun ajaran 2007/2008 di Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang dapat diketahui dari nilai sig.t kurang dari 0 050 (0 000