Tugas Akhir
Pelaksanaan kegiatan packaging dan labeling sebagai alternatif meningkatkan nilai jual produk sayuran dan buah pada PT. Kusuma Satria Dinasari Wisatajaya Kota Batu-Malang / Daniel Budi Santoso
Abstrak
Pada era globalisasi saat ini persaingan bisnis antar perusahaan semakin tajam dan ketat maka sebuah perusahaan harus memiliki strategi dalam menghadapi persaingan tersebut agar nantinya tetap eksis dan berkembang. Salah satu strategi dalam menghadapi persaingan adalah memikat dan memuaskan hati konsumen yaitu dengan cara memberikan terbaik pada produk akan perusahaan tawarkan ke pasar. Salah satunya adalah dengan melakukan kegiatan packaging and labeling. Kegiatan packaging and labeling memberikan kontribusi sangat besar untuk menarik dan memikat hati konsumen agar membeli produk yang ditawarkan perusahaan. Salah satu perusahaan yang menerapkan strategi pelaksanaan kegiatan packaging and labeling pada produknya adalah PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya yang tepatnya dikota Batu-Malang dimana dalam aktivitas bisnisnya masuk ke perusahaan pariwisata dan manufaktur atau perdagangan. Perdagangan yang digeluti PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya adalah produk sayuran dan buah. Dalam hal ini permasalahan pokok yang diangkat penulis dari hasil pengamatan selama PKL adalah tentang pelaksanaan kegiatan packaging and labeling sebagai alternatif meningkatkan nilai jual produk. Tujuan pelaksanaan kegiatan PKL ini adalah ingin mengetahui secara lebih jauh bagaimana aktivitas dalam kegiatan packaging and labeling apa sajakah tahapan-tahapan dalam proses packaging and labeling. Hasil pelaksanaan PKL penulis di PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya mengenai pelaksanaan kegiatan packaging and labeling produk sayuran dan buah menunjukkan bahwa kegiatan packaging and labeling sangat efektif dalam meningkatkan nilai jual produk sayuran dan buahnya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah packaging and labeling menimbulkan daya tarik kemasan dan daya praktis kemasan kepada konsumen. Daya tarik kemasan meliputi warna bentuk logo ilustrasi tipografi dan tata letak sedangkan daya praktis kemasan meliputi kemudahan kemasan terjaminnya isi produk dari bahan kemasan. Faktor-faktor inilah yang menimbulkan produk mempunyai nilai jual jauh lebih tinggi dari pada tidak dikemas.