Tugas Akhir
Cooperative learning tipe stad sebagai alternatif meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas VIII G SMP Negeri 9 Malang / Steven S. Tumiwa
Abstrak
Penyelenggaraan proses pembelajaran sering kali membosankan siswa. Hal ini ditunjukkan dengan sering terdapat situasi belajar yang kurang menyenangkan karena kurangnya inovasi guru dalam mencoba metode-metode pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Guru dituntut mampu berinovasi dalam kegiatan pembelajarannya antara lain dengan menerapkan cooperative learning tipe STAD. Cooperative learning terdiri atas berbagai model belajar di antaranya adalah STAD Jigsaw Group Investigasi. Penelitian Tindakan Kelas dengan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dilaksanakan dengan kegiatan (1) penyampaian tujuan pembelajaran (2) menyajikan informasi tentang materi pembelajaran (3) mengorganisir siswa dalam kelompok STAD (4) membimbing kelompok belajar yang sedang bekerja sama (5) melakukan evaluasi secara individu (6) memberikan penghargaan. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan prosedur sebagai berikut (a) perencanaan (b) pelaksanaan (c) pengamatan (d) refleksi. Tahap-tahap tersebut dilaksanakan secara kontinu hingga indikator yang diharapkan peneliti dapat tercapai. Rata-rata kelas yang diharapkan dalam penelitian ini adalah 85 ketuntasan individual mencapai 75% ketuntasan klasikal mencapai 85 % dan nilai keaktifan siswa yaitu 80 % mendapat kualifikasi Baik dan Amat Baik Setelah penerapan cooperative learning tipe STAD terbukti bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat pada waktu sebelum Model Pembelajaran STAD. Hasil belajar menunjukan bahwa rata-rata kelas yang semula 73 28 pada tahap pengamatan pendahuluan meningkat menjadi 80 03 pada siklus I dan selanjutnya meningkat menjadi 85 05 pada siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 40 % pada tahap pengamatan pendahuluan menjadi 72 5 % pada siklus I dan menjadi 80 % pada siklus II. Demikian juga dengan aktifitas siswa meningkat dari 17 5 % pada tahap pengamatan pendahuluan menjadi 47 5 % pada siklus I dan menjadi 82 5 pada siklus II. Dengan demikian cooperative learning tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kiranya penelitian ini dapat bermanfaat bagi guru-guru mata pelajaran dalam melakukan inovasi pembelajaran sesuai dengan tuntutan perkembangan dunia pendidikan saat ini.