Skripsi
Pengaruh metode pembelajaran bermultimedia dan metode pembelajaran tradisional terhadap kemampuan retensi siswa pada topik bahasan proses mencetak keramik di SMA Negeri Trenggalek / Saritama Setyarahayu
Abstrak
Setyarahayu Saritama. 2008. Pengaruh Pembelajaran Bermultimedia dan Metode Pembelajaran Tradisional terhadap Kemampuan Retensi Siswa pada Pokok Bahasan Proses Mencetak Keramik di SMA Negeri Trenggalek. Skripsi Jurusan Seni dan Desain FS Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Moeljadi Pranata M.Pd (II) Drs. Ponimin M.Hum. Kata kunci pembelajaran bermultimedia metode pembelajaran tradisional retensi. Metode pembelajaran merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap retensi siswa. Penelitian ini bertujuan secara umum untuk mengetahui dan menguji adanya pengaruh antara pembelajaran bermultimedia dan metode pembelajaran tradisional terhadap retensi siswa pada topik bahasan proses mencetak keramik matapelajaran Seni Budaya di SMA Negeri Trenggalek. Sedangkan secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji adanya perbedaan yang signifikan antara pembelajaran bermultimedia dan metode pembelajaran tradisional terhadap skor tes kemampuan retensi siswa pada topik bahasan proses mencetak keramik di SMA Negeri Trenggalek. Berdasarkan pada kajian kepustakaan hipotesis penelitian ini dirumuskan ada perbedaan yang signifikan skor tes kemapuan retensisiswa yang diajar dengan metode pembelajaran bermultimedia dan metode pembelajaran tradisional pada topik bahasan proses mencetak keramik di SMA Negeri Trenggalek Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental. Adapun analisis penelitian yang dipakai adalah analisis statistik inferensial dengan uji beda untuk menguji hipotesis. Untuk memudahkan dalam menganalisis maka peneliti menggunakan software SPSS 12.00 for windows dengan analisis independent sample t-test. Berdasarkan hasil perhitungan uji kesamaan dua mean kemampuan awal antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol adalah sama secara signifikan ditunjukkan oleh thitung ttabel . Hal ini menunjukkan bahwa pengujian terhadap hasil retensi siswa pada kelas eksperimen dan hasil retensi siswa pada kelas kontrol dapat dilakukan tanpa adanya faktor penghalang yang berhubungan dengan perbedaan kemampuan awal kedua sampel atau hasil penelitian tidak lagi disebabkan oleh perbedaan subyek sejak awal tetapi merupakan akibat dari pemberian perlakuan. Simpulannya pembelajaran bermultimedia mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap retensi siswa. Berdasarkan perhitungan hipotesis dengan taraf kepercayaan 95% diperoleh thitung sebesar 2.730 pada signifikansi thitung sebesar 0.008 dan ttabel (0.05 78) dengan tingkat signifikansi 0.05 sebesar 1.990. Jadi H1 diterima dengan thitung ttabel yang berarti hipotesis yang berbunyi ada perbedaan yang signifikan skor tes kemampuan retensi siswa yang diajar dengan multimedia pembelajaran dan metode pembelajaran tradisional pada topik bahasan proses mencetak keramik di SMA Negeri Trenggalek diterima. Dari uji beda diketahui dengan jelas bahwa pembelajaran bermultimedia dapat meningkatkan skor tes kemampuan retensi pada post tes sebesar 9.375 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran berpengaruh terhadap retensi siswa pada pokok bahasan Proses Mencetak Keramik di SMA Negeri Trenggalek. Ini berarti pembelajaran tidak cukup diwakili dalam bentuk uraian kalimat yang disajikan dalam buku teks atau yang diceramahkan bahkan materi yang diajarkan akan cepat hilang dari ingatan. Sebalikya semakin menuju konkrit media pelajaran mempermudah penerimaan siswa serta mempunyai retensi lebih lama. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh multimedia pembelajaran dengan cakupan yang lebih luas dan memadukan beberapa metode pembelajaran. Hal ini dimaksudkan agar analisis terhadap retensi siswa lebih mendalam dan mencerminkan kemampuan siswa yang sebenarnya berdasarkan informasi yang diberikan