Skripsi
Pengaruh bauran pemasaran jasa (service marketing mix) terhadap proses pengambilan keputusan konsumen dalam melakukan service dan maintenance (studi pada konsumen GE Computer Malang) / Muharti Femmi Wulandari
Abstrak
ABSTRAK Wulandari Muharti Femmi. 2009. Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa (Service Marketing Mix) Terhadap Proses Pengambilan Keputusan Konsumen dalam Melakukan Service dan Maintenance (Studi pada Konsumen GE Computer Malang). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. F Danardana Murwani M.M (II) Drs. Djoko Dwi K M.Si Kata Kunci jasa bauran pemasaran jasa proses keputusan pembelian konsumen Bauran pemasaran (Marketing Mix) adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus menerus mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran. Bauran pemasaran jasa (Service Marketing Mix) 7P s merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan jasa untuk terus menerus mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran yang meliputi produk harga promosi tempat orang proses dan bukti fisik. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara dua variabel atau lebih dengan menjelaskan hubungan antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis serta memberi gambaran yang jelas tentang keadaan-keadaan objek penelitian. Variabel yang diteliti adalah masalah bauran pemasaran jasa sebagai variabel bebas (X) yang terdiri dari (X1) product (X2) price (X3) promotion (X4) place (X5) people (X6) process (X7) physical evidence dan variabel terikat (Y) dalam penelitian ini adalah proses pengambilan keputusan pembelian konsumen. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tertutup dengan menggunakan skala likert dengan 5 pilihan jawaban dan disebarkan kepada 55 orang responden sebagai sampel dengan menggunakan teknik convenience sampling. Penelitian ini dilakukan di GE Computer Malang. Berdasarkan hasil analisis data secara parsial diketahui bahwa pengaruh variabel produk (X1) terhadap proses pengambilan keputusan konsumen diperoleh nilai 946 1 0.228 dan nilai t Hitung 2.059 dengan tingkat signifikansi 0.045. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara variabel Produk terhadap Proses Pengambilan Keputusan Konsumen. Pengaruh variabel harga (X2) terhadap proses pengambilan keputusan konsumen diperoleh nilai 946 2 0.150 dan nilai t Hitung 2.255 dengan tingkat signifikansi 0.029. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan variabel Harga terhadap Proses Pengambilan Keputusan Konsumen. Pengaruh variabel promosi (X3) terhadap proses pengambilan keputusan konsumen diperoleh nilai 946 3 -0.067 dan nilai t Hitung -1.004 dengan tingkat signifikansi 0.321. Hal ini membuktikan bahwa tidak terdapat pengaruh positif signifikan variabel Promosi terhadap Proses Pengambilan Keputusan Konsumen. Pengaruh variabel tempat (X4) terhadap proses pengambilan keputusan konsumen diperoleh nilai 946 4 -0.080 dan nilai t. Hitung -0.926 dengan tingkat signifikansi 0.359. Hal ini membuktikan bahwa bahwa tidak terdapat pengaruh positif signifikan variabel Tempat terhadap Proses Pengambilan Keputusan Konsumen. Pengaruh variabel orang (X5) terhadap proses pengambilan keputusan konsumen diperoleh nilai 946 5 -0.071 dan nilai t Hitung -0.842 dengan tingkat signifikansi 0.404. Hal ini membuktikan bahwa tidak terdapat pengaruh positif signifikan variabel Orang terhadap Proses Pengambilan Keputusan Konsumen. Pengaruh variabel proses (X6) terhadap proses pengambilan keputusan konsumen diperoleh nilai 946 6 0.217 dan nilai t Hitung 3.280 dengan tingkat signifikansi 0.002. Hal ini membuktikan terdapat pengaruh positif signifikan variabel Proses terhadap Proses Pengambilan Keputusan Konsumen. Pengaruh bukti fisik (X7) terhadap proses pengambilan keputusan konsumen diperoleh nilai 946 7 0.628 dan nilai t. Hitung 5.816 dengan tingkat signifikansi 0.000. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan variabel Bukti Fisik terhadap Proses Pengambilan Keputusan Konsumen. Berdasarkan hasil analisis data secara simultan diketahui bahwa dari hasil uji ANOVA atau F Test diperoleh nilai F Hitung 29.470 dengan tingkat signifikansi F 0.000 0.05 sehingga terbukti bahwa Produk Harga Promosi Tempat Orang Proses dan Bukti Fisik (Bauran Pemasaran Jasa) secara simultan berpengaruh terhadap Proses Pengambilan Keputusan Konsumen dalam melakukan service dan maintenance di GE Computer Malang. Selain itu dari hasil regresi model summary diketahui bahwa nilai Adj. R Square 0.787. Hal ini berarti 79% proses pengambilan keputusan konsumen dipengaruhi oleh bauran pemasaran jasa yang terdiri dari produk harga promosi tempat orang proses dan bukti fisik. Sedangkan sisanya 21% dipengaruhi oleh faktor lain selain produk harga promosi tempat orang proses dan bukti fisik yang tidak dideskripsikan dalam penelitian ini. Berdasarkan analisis dalam penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa bauran pemasaran jasa (service marketing mix) yang terdiri dari produk harga promosi tempat orang proses dan bukti fisik yang telah diterapkan GE Computer Malang telah mampu menarik respon yang baik dari konsumen. Secara simultan bauran pemasaran jasa (service marketing mix) yang terdiri dari produk harga promosi tempat orang proses dan bukti fisik memiliki pengaruh positif signifikan terhadap proses pengambilan keputusan konsumen. Selain itu secara parsial produk harga proses dan bukti fisik memiliki pengaruh positif signifikan terhadap proses pengambilan keputusan konsumen sedangkan promosi tempat dan orang tidak memiliki pengaruh positif signifikan terhadap proses pengambilan keputusan konsumen. Diantara ketujuh unsur bauran pemasaran jasa tersebut variabel bukti fisik memiliki pengaruh paling dominan terhadap proses pengambilan keputusan konsumen. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat diberikan kepada pihak manajemen GE Computer Malang yaitu mempertahankan atau lebih meningkatkan produk harga proses dan bukti fisik yang diberikan kepada konsumen guna meningkatkan omzet penjualan jasa lebih meningkatkan efektifitas promosi tempat dan orang sehingga dapat menarik minat beli konsumen dan menjadi bahan pertimbangan konsumen dalam proses pengambilan keputusan dalam memilih jasa service dan maintenance serta disarankan pada penelitian selanjutnya untuk menggunakan obyek penelitian yang menyediakan jasa berbeda dengan penelitian ini serta menggunakan sampel dengan jumlah yang lebih besar dibandingkan penelitian ini.