Tugas Akhir
Analisis rasio keuangan daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Trenggalek periode anggaran 2004-2006 / Nurlita Sukmandari
Abstrak
ABSTRAK Pemerintah Daerah sebagai lembaga tertinggi di tingkat Kabupaten/Kota pada era dimana adanya tuntutan pemberian Otonomi Daerah dari Pemerintah Pusat memiliki tugas mengelola sumber daya daerah yang ada secara efisien untuk membiayai kegiatan rumah tangga daerahnya dalam rangka mewujudkan kemandirian daerah. Otonomi Daerah memberikan keleluasaan bagi Pemerintah Daerah dalam mengelola kekayaan yang ada untuk mencapai tujuan yang ungin dicapai sesuai dengan kepentingan prioritas dan potensi daerah yang bersangkutan. Salah satu aspek dari Pemerintah Daerah yang harus diatur secara hati-hati adalah pengelolaan keuangan daerah. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan salah satu bentuk dari pengelolaan keuangan daerah. Anggaran keuangan daerah merupakan tulang punggung dari pembangunan daerah. Dari anggaran keuangan daerah tersebut dapat diketahui arah pembangunan daerah dan kinerja Pemerintah Daerah selama periode anggaran. Hasil dari penulisan ini adalah (1) angka rasio dari rasio-rasio keuangan daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Trenggalek (2) implementasi angka-angka rasio keuangan tersebut pada daerah Kabupaten Trenggalek. Dari uraian di atas dapat disarankan (1) untuk meningkatkan tingkat kemandirian daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek harus meningkatkan jumlha penerimaan PAD (2) jumlah penerimaan PAD dapat ditingkatkan dengan meningkatkan jumlah penerimaan pajak dan retribusi daerah yang merupakan komponen utama dari PAD (3) pajak daerah dan retribusi daerah dapat dioptimalkan pemerimaannya dengan memberlakukan kebijakan-kebijakan tentang pajak dan retribusi daerah (4) untuk meningkatkan efisiensi belanja dan menekan pertumbuhan belanja maka harus dipertimbangkan antara manfaat yang akan diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan/belanja tersebut.